Menu

Pembatasan Operasional Pasar Tradisional, Terbukti Hambat Penyebaran Covid-19

  Dibaca : 209 kali
Pembatasan Operasional Pasar Tradisional, Terbukti Hambat Penyebaran Covid-19

Agam,Metro
Keramaian dan penyebaran Covid-19 seperti dua mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Sehingga, merumuskan kebijakan penanganan Covid-19 tanpa memperhatikan aspek keramaian akan menjadi langkah yang gegabah.

Bupati Agam, Dr. Indra Cati, Selasa (28/12), menjelaskan secara prinsip selama ini di Kabupaten Agam sudah dilakukan sejumlah pembatasan aktivitas keramaian.

Pemerintah Kabupaten Agam memberlakukan kebijakan bekerja di rumah, mengalihkan proses belajar ke dalam jaringan (daring), membatasi kegiatan peribadatan di rumah-rumah ibadah, dan pembatasan operasional pasar tradisional.

“Sejak Covid-19 melanda, Pemkab Agam sudah mengeluarkan berbagai kebijakan melalui Surat Edaran dan imbauan mengurangi aktifitas keramaian seperti iven, pengajian, dan pesta pernikahan,” tuturnya.

Selain itu, imbauan untuk rutin membersihkan tempat ibadah dan sterilisasi kawasan pasar tradisional serta penerapan kepatuhan protokol kesehatan juga terus diserukan.

“Memang aspek ini (aktivitas keramaian, red) yang menjadi perhatian bagi Pemkab Agam saat positive rate atau angka positif Covid-19 melonjak di pertengahan September 2020,” ujar Dr. Indra Catri. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional