Close

Pembangunan Tanggul Batang Tapan, Kementerian PUPR bakal Kucurkan Rp40 Miliar 

Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, didampingi Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pesisir Selatan, Doni Gusrizal, saat mengunjungi aliran Batang Tapan Selasa (5/10).

PESSEL, METRO–Kementerian Pekerja­an Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI) akan me­ngucurkan dana sebesar Rp 40 miliar ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Su­matera Barat. Dana sebesar itu akan digunakan untuk pembangunan tanggul Batang Tapan, guna me­lakukan pengendalian banjir yang selalu terjadi di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dan Basa Ampek Balai Tapan, setiap musim hujan tiba.

Hal itu disampaikan Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, didampingi Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pesisir Selatan, Doni Gusrizal, saat mengunjungi aliran Batang Tapan Selasa (5/10).

Dijelaskannya bahwa Kementerian PUPR bakal mengucurkan dana APBN sebesar Rp 40 miliar tahun 2022 nanti untuk pembuatan tanggul permanen le­bih kurang sepanjang 1 Kilometer pada jalur kiri dan kanan Batang Tapan tersebut, dengan menggunakan material batu gajah.

Pembuatan tanggul itu dipusatkan pada titik paling rawan, yakni di kawasan yang elevasinya sangat rendah yang terdapat di Nagari Binjai. “Musti dijadikan prioritas, karena tanggul darurat sudah tidak mampu menjawab persoalan,” ungkap bupati menjawab wartawan disela-sela kunjungan itu.

Dalam kunjungannya itu, bupati juga didampingi Camat Ranah Ampak Hulu Tapan, Mar Alamsyah. Plt Kepala Dinas PUTR Syah­riwan, Plt Kepala Dinas So­sial, Emilda Ziswati, dan Kabag Humas Rinaldi Da­sar.

Sebelummya untuk men­jawab keluhan ma­syarakat di dua kecamatan itu, Bupati Rusma Yul Anwar, telah  mengunjungi Kementerian PUPR di Ja­karta. Kedatangan bupati beserta rombongan ketika itu disambut  langsung o­leh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Dirjen Perumahan Rakyat, Ir Kha­lawi.

Betapa tidak, lanjut bupati, sejak 2 tahun terakhir, warga Kecamatan Ranah Ampek Hulu dan Basa Ampek Balai Tapan kerap dihantui bencana banjir. Kondisi terparah terjadi di sejumlah nagari seperti Nagari Binjai dan Kampung Tengah.

Untuk tahun ini saja, sedikitnya 5 kali terjadi banjir. Tak sedikit kerugian materi yang ditimbulkan. Sejumlah rumah warga mengalami rusak berat. Bahkan, beberapa dian­taranya hanyut terbawa derasnya arus luapan Su­ngai Batang Tapan.

Kondisi serupa juga terjadi pada fasilitas publik seperti jembatan, misalnya. Padahal, itu merupakan akses masyarakat se­tempat menuju area pertanian mereka. Akibatnya, mobilitas hasil panen terganggu. Biaya angkut me­njadi tinggi. Sementara, lebih dari 90 persen ma­syarakat di sana menggantungkan perekonomiannya pada sektor pertanian.

“Ini yang harus kita carikan solusinya. Jangan banjir berdampak lebih buruk bagi perekonomian masyarakat Tapan,” tegas bupati.

Saat ini, pemerintah kabupaten bersama pemerintah kecamatan sedang menyiapkan seluruh dokumen, termasuk ke­tersediaan lahan sesuai yang dipersyaratkan pihak kementerian. Ketersediaan lahan tanggung jawab pemerintah daerah.

Pada kesempatan itu, Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, Mar Alamsyah me­nyampaikan telah mensosialisasikan pada masya­rakat di sekitar kegiatan. Pada prinsipnya, warga setempat mau memberikan lahan mereka yang terdampak proyek.

Sosialisasi sudah dilakukan sejak awal tahun. Mereka merelakan lahan yang terpakai tanpa penggantian. Apalagi, sebagian besarnya lahan yang tidak produktif.   “Masyarakat menilai, persoalan utama adalah menjawab persoa­lan banjir. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Kami atas nama masya­rakat mengucapkan terima kasih atas perhatian kabupaten, provinsi dan pusat atas perhatian yang diberikan,” ujar camat.

Kepala Dinas PSDA, Doni Gusrizal, menjelaskan pembangunan tanggul per­­manen setidaknya mam­pu menjawab persoalan banjir. Tanggul di­bangun pada lokasi paling parah. Secara keseluruhan, panjang Sungai Batang Tapan tercatat sepanjang 64 Kilometer, melintasi 4 kecamatan hingga Kecamatan Pancung Soal dan Airpura. Total anggaran yang dibutuhkan diper­kirakan mencapai Rp600 miliar. (rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top