Close

Pembangunan Masjid Jamik Sicincin, TSR Provinsi Sumbar Serahkan Bantuan Rp20 Juta

SERAHKAN BANTUAN— Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit serahkan bantuan kepada pengurus Masjid Jamiak, Sicincin untuk pembangunan masjid. (efa nurza/posmertro)

PDG.PARIAMAN, METRO – Tim Safari Ramadhan (TSR) Sumatera Barat kemarin berikan sumbangan Rp20 juta kepada Masjid Jamik Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman.

Tim tersebut dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Barat H Nasrul Abit dan didampingi Wakil Bupati Padangpariaman H Suhatri Bur.

“Kita ucapakan terima kasih kepada TSR Sumbar ini,” kata Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur usai acara.

Acara tersebut dilaksanakan setelah rombongan buka bersama dilanjutkan dengan Safari Ramadhan Provinsi Sumbar yang diketuai Wakil Gubernur Sumbar didampingi Wakil Bupati Padangpariaman ke Mesjid Jami’ Sicincin, Kecamatan 2X11 Enam Lingkung.

”Kita juga ucapkan terimakasih kepada TSR Sumatera Barat yang memberikan uang pembangunan sebesar Rp 20 juta dan Alqur’an sebanyak 40 keping serta 20 paket kain sarung,” ungkapnya.

Kemudian pada sisi lain Suhatri Bur menyatakan, di bulan suci ini mari sama-sama meningkatkan nilai ibadah masing-masing, sehingga tingkat keimanan semua umat islam semakin tinggi kepada Allah SWT.

Selanjutnya, semua umat islam diminta untuk mempergunakan bulan suci ini untuk berbuat baik, sehingga selepas bulan suci ini semua umat Allah SWT, khusus di Padangpariaman telah terbiasa berbuat baik dengan sesama umat.

”Allah telah memerintahkan kita agar dalam hidup ini kita meraih keutamaan akhlak (akhlakul karimah). Caranya bisa dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik, sebaik yang dapat kita lakukan, dengan kemampuan kita dengan sesama umat,” ujarnya.

Dikatakan, Allah mengingatkan tentang manusia yang merugi itu, karena Islam berpandangan bahwa kehidupan manusia di dunia ini hanyalah perantara menuju kehidupan yang abadi.

”Dalam pengertian bahwa hidup kita tidak hanya terbatas pada kematian. Karena apa yang kita peroleh dalam kehidupan abadi di akhirat kelak, merupakan hasil dari kualitas moral kita yang baik dan amal saleh yang kita kerjakan di dunia selama kita hidup,” ungkapnya.

Khusus dalam bulan Ramadhan ini, yang merupakan bulan untuk menabung amal, kita dituntut lagi untuk meningkatkan amal saleh dan kebajikan. Begitu tingginya nilai bulan suci ini sehingga Nabi SAW sendiri menyatakan.

”Jika seseorang mengetahui bagaimana besarnya pahala puasa, ia akan menginginkan setiap bulan adalah Ramadhan,” paparnya.

Dalam melaksanakan amal saleh itu, tentu saja tidak terbatas pada amalan-amalan yang bersifat ritual, seperti salat dan zikir.

“Tapi kita juga dituntut melakukan ibadah-ibadah yang bersifat muamalah, seperti menolong fakir miskin dan berbagai kebajikan sosial dan kemasyarakatan lainnya. Bukankah tugas-tugas kebajikan ini nantinya juga akan sangat menentukan kualitas amal kita di hadapan Allah SWT kelak, sehingga kita tidak menjadi orang yang merugi,” tandasnya mengakhiri.(efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top