Close

Pembangunan Karakter Generasi Diprioritaskan, Sebagai Salah Satu Program Pembangunan Non Fisik

BUKA--Wawako Sawahlunto Zohirin Sayuti saat memberikan pandangannya terhadap pendidikan sumberdaya manusia (SDM) di Kamenag Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Program pembangu­nan non fisik seperti pe­ngembangan Sumber Da­ya Manusia (SDM) merupakan salah satu perha­tian cukup tinggi dari Pemko Sawahlunto selain pem­bangunan fisik. Hal ini men­dapat prioritas guna membangun mental dan karakter para generasi muda melalui pendidikan agama.

Wakil Walikota Sa­wah­lunto Zohirin Sayuti menyampaikan bahwa meski tidak terlihat secara langsung, namun bukan berarti pembangunan non – fisik tidak bermanfaat. Malah, manfatnya lebih besar karena pembangunan non – fisik menyangkut pada jiwa (rohani) sampai pada pola pikir dan psikologis masyarakat.

“Maka itu, pendidikan agama, yang kita terjemahkan lebih detail melalui pendidikan Al Quran dan adab – adab serta ibadah dalam kehidupan sehari – hari. Itu adalah hal yang terus kita dukung, programnya yang paling kita gencarkan sekarang adalah Rumah Tahfidz,” kata Wakil Walikota Zohirin Sayuti, saat membuka Pelatihan Manajemen TPA dan Sosialisasi Kurikulum Baru TKA – TQA LPPTKA yang diselenggarakan BKPRMI bersama Kemenag di Aula Kemenag Sawah­lunto, Rabu kemarin.

Wawako Zohirin me­ngajak, para peserta Pelatihan Manajemen TPA dan Sosialisasi Kurikulum Baru TKA – TQA LPPTKA untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan baik se­hingga akan berdampak pada peningkatan mutu TKA dan TQA. Yang pada ujungnya tentu mencetak generasi penerus Sawah­lunto yang berkarakter sesuai tuntunan syariat Islam dan mampu membaca Al  Quran dengan baik dan benar.

“Ini sudah didatangkan pemateri langsung dari Dirnas LPPTQ BKPRMI pusat. Mari kita serap ilmu – ilmu yang disampaikan beliau untuk pendidikan Al – Quran yang semakin baik di Sawahlunto,” ujar Zohirin.

Kata Zohirin, Pemko Sawahlunto berkomitmen mendukung kegiatan – kegiatan peningkatan mu­tu keagamaan. Ini termasuk dalam penerjemahan salah satu misi Pemko Sawahlunto yaitu menciptakan kehidupan beragama dan berbudaya yang semakin baik.

Ketua DPD BKPRMI Sawahlunto, Yusriman Tau­fiq, menjelaskan bah­wa dalam pelatihan ini diberikan materi ten­tang langkah – langkah mengoptimalkan pengajaran agama dan Al Quran pa­da anak. (*/pin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top