Menu

Pembangunan Jalan Solok-Pessel Ditargetkan Tuntas 2021

  Dibaca : 407 kali
Pembangunan Jalan Solok-Pessel Ditargetkan Tuntas 2021
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit meninjau jalan yang sudah tuntas diaspal menghubungkan Pasar Baru Kabupaten Pessel dengan Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Rabu (4/3)

Tahun 2021 nanti, akses jalan dari Kabupaten Solok menuju Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) ditargetkan dapat tuntas dibangun. Jika pengerjaan pembangunan jalan sepanjang 44 kilometer ini selesai, maka akan berdampak besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di dua daerah tersebut.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit berkesempatan meninjau pembangunan jalan yang akan menghubungkan Pasar Baru Kabupaten Pessel dengan Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Rabu (4/3). Ikut dalam rombongan itu, Kepala Biro Kerjasama, Pembangunan dan Rantau, Luhur Budianda, jajaran Dinas PUPR Sumbar, Dinas Pariwisata, Balai Jalan Nasional III dan jajaran OPD Kabupaten Solok.

Nasrul Abit mengatakan, selama 12 tahun pembangunannya, jalan Pasar Baru-Alahan Panjang segera tuntas. Dikatakannya, jalan sepanjang 44 kilometer tersebut sudah dimulai sejak 2008. Kemudian dikerjakan melalui anggaran ‘keroyokan’ dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sumbar.
Jalan yang sudah selesai diaspal sepanjang 21,8 kilometer. Dengan pengerjaan pengaspalan yang sudah tuntas dari arah Alahan Panjang sepanjang 7,8 kilometer, dari Pasar Baru sepanjang 14 kilometer.

Sisanya 22,2 kilometer belum diaspal. Dari 22, 2 kilometer yang belum diaspal tersebut, terdapat sepanjang 10 kilometer pembukaan akses jalan yang akan diupayakan 2021.
Dalam prosesnya, Pemprov Sumbar juga sudah memperoleh izin prinsip dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk sepanjang 2,8 kilometer kawasan hutan lindung yang dilewati jalan itu.

Untuk menuntaskan pengaspalan 22,2 kilometer sisa jalan itu, setidaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp77 miliar lagi. “Nanti saya laporkan pada Pak Gubernur, bagaimananya kita carikan anggarannya, mudah-mudahan 2021 selesai. Kita upayakan selesai secepatnya,”sebut Nasrul Abit.

Jika jalan itu tuntas, diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan dua daerah tersebut. Karena, dua daerah itu punya potensi yang berbeda. Kabupaten Solok punya potensi sayur-sayuran. Sedangkan Kabupaten Pessel punya potensi perikanan. “Jadi dua daerah ini akan saling menyokong nantinya”ujarnya.

Dikatakannya, dengan selesainya itu nanti akan memangkas tentang perjalanan sekitar 80 kilometer. Karena selama ini jalan dari Kabupaten Solok menuju Kabupaten Pessel memakan menempuh jarak sekitar 120 kilometer. Sementara Pasar Baru-Alahan Panjang hanya 44 kilometer. “Jadi sangat efisien, hemat perjalanan 80 kilometer, hemat waktu dan biaya bahan baku,” katanya.

Selain potensi perdagangan terbukanya jalan tersebut juga membuka potensi pariwisata kedua daerah. Karena jalan itu juga menyuguhkan keindahan alam yang menakjubkan.
Izin Pinjam Pakai

Diakuinya, jalan itu sebelumnya sempat terkendala kawasan hutan lindung. Ada sekitar 2,8 kilometer melewati hutan kawasan hutan margasatwa. Kini izin prinsip pinjam pakai jalan itu sudah diperoleh dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tinggal menandatangi perjanjian kerjasama antara Pemprov Sumbar dengan BKSDA.”Semoga sisanya yang 10 kilometer sisanya bisa tuntas segera, izin prinsip sudah kita peroleh,”ujarnya.(adv)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional