Menu

Pembangkit Listrik Energi Terbarukan di Pessel Investasi PLTM Sako-01 Capai Rp200 Miliar

  Dibaca : 441 kali
Pembangkit Listrik Energi Terbarukan di Pessel Investasi PLTM Sako-01 Capai Rp200 Miliar
PASOKAN LISTRIK— PLTM Sako-01 yang berada di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pessel diresmikan Rabu (26/2). Keberadaan PLTM ini untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik baik rumah tangga maupun pengembangan usaha ekonomi masyarakat.

PESSEL, METRO
General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat, Bambang Dwiyanto menegaskan, PLN menjamin ketersedian energi listrik di Sumatera Barat, termasuk di Pesisir Selatan. Ia mengklaim tidak akan ada lagi pemadaman bergilir yang disebabkan kekurangan daya. Sebab Sumbar saat ini surplus energi listrik.

“Kebutuhan listrik pada beban puncak 590 MW, sementara pasokan yang ada 720 MW,” kata Bambang Dwiyanto pada peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Sako-01 di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pessel, Rabu (26/2).

Ia menambahkan, PLN mengapresiasi pembangunan PLTM Sako-01, karena pembangkit listriknya menggunakan energi terbarukan. Maka keberadaan PLTM ini menambah jumlah pembangkit listrik yang energi terbarukan. Dan pihak PLN, katanya, tahun 2025 menargetkan sebesar 23 persen pembangkit listrik dari energi terbarukan.

Sekda Pessel, Erizon mengapresiasi dibangunnya PLTM oleh PT Brantas Abipraya di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Menurutnya, keberadaan PLTM sudah lama didambakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pengembangan usaha ekonomi masyarakat.

“Ini sudah lama menjadi dambaan masyarakat di Kecamatan Rahul, dan Kabupaten Pessel pada khususnya, serta Sumatera Barat, untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pengembangan usaha ekonomi masyarakat,” ujar Erizon.

Erizon berharap ke depannya, akan ada lagi investor berminat dan serius membangun PLTM di Pesisir Selatan. Apalagi seperti diketahui, Pessel memiliki banyak aliran sungai yang potensial untuk pembangunan PLTM. Seperti Batang Lumpo, Batang Painan, Batang Tarusan, Batang Kapas, Batang Bayang. Ada 19 sungai besar di wilayahnya. “Minimal ada 10 PLTM lagi yang bisa dibangun di Pesisir Selatan,” sebutnya.

Dirut PT Brantas Abipraya, Bambang E Marsono mengatakan, pembangunan PLTM diperkirakan memiliki nilai investasi sekitar Rp200 miliar. PLTM ini dibangun anak usaha Brantas Abipraya yaitu PT Brantas Energi melalui SPC (Special purpose company) PT Brantas Cakrawala Energi di Pesisir Selatan, Sumatera Barat. “Pembangunan PLTM Sako 01 berlangsung selama 41 bulan yang dimulai pada April 2016,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bambang juga menceritakan bahwa sebelum PLTM Sako-1, Brantas Energi juga telah berhasil mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gorontalo yang berkapasitas 2MW dan PLTM Padang Guci di Bengkulu sebesar 3×2,0MW.

Diakhir acara peresmian PLTM, dilakukan penyerahan bantuan kepada anak yatim, pemuda dan untuk pembangunan masjid senilai Rp60 juta. Selanjutnya dilakukan penanaman pohon. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional