Menu

Pembalap Australia Juarai Tour de Singkarak 2019

  Dibaca : 104 kali
Pembalap Australia Juarai Tour de Singkarak 2019
PODIUM KEMENANGAN--Sang Juara Tour de Singkarak 2019 di podium kemenangan.

Pembalap asal Australia yang memperkuat Sapura Cycling Team (Malaysia), Jesse Ewart, berhasil meraih gelar juara umum iven sport tourism Tour de Singkarak (TdS) ke-11 yang berakhir pada hari Minggu (10/11). Artinya Ewart mempertahankan juara TdS yang direngkuhnya tahun lalu.

Pada TdS 2019, Jesse Ewart tampil konsisten selama iven berlangsung. Ia berhasil menjaga catatan waktu, sehingga bisa mempertahankan Yellow Jersey untuk kategori Individual General Classification BY Time yang dipakainya sejak awal. Total catatan waktu yang dibukukan Ewart yakni 34 jam 34 menit 2 detik. Disusul PGN Road Cycling Team diurutan kedua dengan total waktu 104 jam 00 menit 32 detik dan, Go For Gold Philippines diurutan ketiga dengan raihan waktu 104 jam 5 menit 43 detik.

Selesainya etape IX, tuntas sudah iven Sport Tourism TdS 2019. Tercatat, sebanyak 108 pembalap ikut andil dalam balapan sepeda ini. Total panjang lintasan yakni 1300 kilometer lebih yang dibagi dalam sembilan etape dengan total hadiah sebesar Rp 2.3 miliar. Menariknya lagi, TdS 2019, juga menjajal wilayah Jambi yakni Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Total 16 kabupaten dan kota di Sumbar dan Jambi yang dilintasi pembalap.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menilai, kalau dampak dari pendekatan tourism dan sport seperti iven Tour de Singkarak untuk Pariwisata, sangat luar biasa. Setiap laluan pebalap atau lintasan dari etape peretape yang memiliki destinasi wisata unggulan, terekam dan tercover dengan baik oleh awak media. Dan itu menurut Irwan, sudah merupakan bentuk promosi tersendiri.

Menurut Irwan, wisatawan baik lokal maupun mancanegara, memang tidak serta merta hadir terutama saat gelaran Tour de Singkarak dihelat. Namun pasca digelar (TdS), maka dengan sendirinya wisman itu akan berkunjung ke destinasi-destinasi yang terekam secara visual oleh awak media yang meliput jalannya perlombaan balap sepeda TdS.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menegaskan jika iven sport tourism Tour de Singkarak (TdS) adalah harga diri Sumatera Barat. Maka dari itu, sangat dibutuhkan kerja sama yang solid antara semua stakeholder yang ada.

Di tahun ke-11 berjalannya TdS, menandai dibuka lintasan ke luar wilayah Sumbar yakni Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Ke depan, Pemerintah Sumatera Barat, ingin mengkoneksikan Pulau Sumatera melalui TdS.

Momentum TdS, tamu yang datang ke Ranah Minang, kata Nasrul, harus bisa merasakan sensasi yang berbeda, baik dari segi pelayanan, keramahan masyarakat, kelezatan kuliner, adat istiadat dan kemolekan budaya hingga sensasi tantangan lintasan yang ada di setiap etape.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumatera Barat Hendri Agung Indrianto juga menyampaikan selain berdampak secara ekonomi, dan adanya peningkatan pariwisata, sejatinya TdS adalah harga diri Sumbar, kebanggaan Sumbar.

“Apakah ada event sebesar TdS di Sumatera Barat yang telah berjalan 11 kali? Kan tidak ada. Dan event ini mulai tahun 2018 sudah diserahkan oleh Kemenpar ke Pemprov Sumbar, dengan pelaksana Dinas Pariwisata Sumbar,” tandasnya.

Dalam perjalanannya, sebut Agung, pihaknya sanggup mengorganisir event ini. Mengkoordinir berbagai stakeholders seperti Polri untuk pengamanan dan pengawalan. Dinas PU untuk kelayakan jalan. Dinas Kesehatan untuk kesehatan dan berbagai aspek lainnya.(*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional