Menu

Pembalakan Liar di Bukit Harimau Campo, Kayu tak Bertuan Bernilai Ratusan Juta Ditemukan

  Dibaca : 110 kali
Pembalakan Liar di Bukit Harimau Campo, Kayu tak Bertuan Bernilai Ratusan Juta Ditemukan
KAYU ILEGAL— Polisi Kehutanan menemukan kayu olahan bernilai ratusan juta rupiah, diduga hasil pembalakan liar di hutan lindung Gunung Talamau. (hendi/posmetro)

PASBAR, METRO – Polisi Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Pasaman Raya Resor Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), menemukan kayu olahan bernilai ratusan juta rupiah diduga hasil pembalakan liar di hutan lindung Gunung Talamau.

Petugas Kepolisian Hutan KPHL Pasaman Raya Resor Simpang Empat, Afrizal mengatakan kayu itu diduga hasil pembalakan liar di kaki Bukit Gunung Campo Talamau.

“Tumpukan kayu olahan itu ditemukan sekitar 15 kilometer dari permukiman masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya menemukan kayu jenis banio siap olah dan siap angkut oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Diprediksi harga kayu tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Berapa jumlah kubikasinya masih dilakukan penghitungan,” sebutnya

Diduga kayu siap olah tersebut akan digunakan oleh oknum untuk berbagai keperluan. Biasanya diantar ke tempat pengolahan kayu atau sowmil.

Ia menjelaskan, Bukit Harimau Campo di Gunung Talamau tersebut termasuk ke dalam kategori hutan lindung. Secara keseluruhan luas hutan lindung di Pasaman Barat mencapai 30 ribu hektare.

“Jika kayu di hutan ini ditebang akan mengakibatkan berbagai dampak bagi masyarakat. Seperti banjir dan longsor yang akan berdampak buruk bagi warga sekitar,” sebutnya.

Kawasan hutan Pasbar yang rentan dengan ilegal logging seperti di Kecamatan Talamau, Paraman Ampalu Kecamatan Gunung Tuleh dan Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas.

Pihaknya terus meminta masyarakat agar memantau kondisi hutan lindung tersebut. Jika ada yang mencurigakan segera laporkan kepada pihak yang berwenang.

“Jika ada masyarakat yang ingin membawa kayunya dari wilayah sendiri seperti surian, mahoni, jati diharapkan untuk mencantumkan surat kepemilikan kayu tersebut. Bisa mencantumkan surat tanah, atau surat pernyataan bahwa kayu tersebut milik mereka,” kata dia. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional