Menu

Pembakar Gudang Besi PT AJC Ditangkap, Ternyata Karyawan Sendiri

  Dibaca : 433 kali
Pembakar Gudang Besi PT AJC Ditangkap, Ternyata Karyawan Sendiri
BAKAR GUDANG—Sunardi (40), karyawan PT AJC diamankan Polsek Lubeg karena diduga membakar gudang besi tempatnya bekerja, akhir tahun lalu.

PADANG, METRO
Setelah dua kali lepas dari kejaran polisi, Sunardi (40), warga Pagambiran Ampalu, Kecamatan Lubukbegalung (Lubeg), pelaku pembakaran ruangan gudang besi kantor PT Anugerah Jaya Cemerlang (AJC) yang terekam CCTV Selasa 11 Desember 2019 ditangkap oleh unit Opsnal Polsek Lubeg, Jumat (21/2) sekitar pukul 01.30 WIB.

Pelaku yang merupakan karyawan di PT. AJC dibekuk di kediaman orang tuanya di belakang SD 13 Jalan Sungai Beremas, Kelurahan Gates, Lubeg.
Barang bukti baju dalam dan celana jeans yang digunakan pelaku saat beraksi seperti yang terekam CCTV berhasil ditemukan di rumah tersebut.

Kapolsek Lubeg AKP Andi P Lorena mengatakan, pelaku sengaja membakar toko tersebut karena sering dimarahi oleh pengawas toko besi tersebut.
“Karena sakit hati dia pun membakar dengan mengunakan bensin yang dibeli dari eceran,” ujar Andi.

Dikatakan Andi, kejadian berawal dimana pelaku terekam CCTV kantor gudang besi milik PT AJC yang berlokasi di kawasan Bypass Lubeg KM 8, dari rekaman CCTV tersebut tampak pelaku datang ke gudang pada malam hari.

“Pelaku menyiramkan bensin ke seisi ruangan dan mobil yang tengah diparkirkan di depan kantor. Setelah itu, pelaku menyalakan korek api. Dalam waktu singkat, api membakar ruangan kantor dan mobil minibus yang berada di depan ruangan. Usai kejadian, pelaku langsung pergi begitu saja,” jelas Andi.

Merasa tidak senang dengan peristiwa tersebut, pemilik toko besi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubeg. “Mendapat laporan itu, anggota Opsnal Reskrim Polsek Lubeg langsung melakukan penangkapan dimana pelaku yang sudah diketahui identitasnya tersebut. Pelaku diakui terkenal lincah dan gesit, dua kali petugas akan menangkapnya ia berhasil kabur dari sergapan Polisi,” ungkap Andi.

Namun naas bak pepatah sepandai pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga, pertualangan pelaku pun berakhir pada Jumat (21/2) sekitar pukul 01.30 WIB. Dia ditangkap di rumah orang tuanya tanpa melakukan perlawanan. “Walaupun dua kali pelaku berhasil kabur, namun yang ketiga kalinya kita berhasil menangkapnya. Pelaku mengakui bahwa benar dia melakukan pembakaran itu, motifnya sakit hati. Namun kasus ini masih kita dalami yang jelas pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” pungkas Andi. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional