Menu

Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Ditutup Bupati Agam

  Dibaca : 451 kali
Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Ditutup Bupati Agam

Bupati Agam Andri War­man menutup pelatihan penge­lolaan desa wisata, di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Rabu (9/6). Penutupan ini dihadiri Kadispora Agam, Syatria, Dinas Pertanian, Disperindagkop dan UKM, DPMN, DPKP dan lainnya. Bupati ucapkan terimakasih kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan ini. Kegiatan yang digelar sejak 7-9 Juni 2021 itu, diikuti 40 orang pengelola desa wisata berasal dari 20 nagari di Kabupaten Agam.

“Kegiatan ini salah satu program prioritas kita dalam me­ngembangkan objek wisata, karena dalam mewujudkannya harus dengan pengelolaan yang baik,” ujar bupati

Kenapa tidak, Agam ini luas dan banyak potensi untuk dikem­bangkan jadi objek wisata, tentu juga harus disiapkan penge­lolanya agar objek wisata dapat berkembang, yang nantinya mampu menggerakkan pere­konomian masyarakat. “Ketika objek wisata terkelola dengan baik, maka wisatawan akan berdatangan untuk berkunjung, sehingga ini bisa jadi potensi peningkatan ekonomi masya­rakat ke depan,” sebut bupati

Ia menyadari, sejak Covid-19 mewabah objek wisata anjlok, bahkan jumlah wisatawan ber­kunjung menurun drastis. Belum lagi ketika penutupan objek wisata akibat mengganasnya Covid-19 ini.

Padahal, katanya, objek wi­sata salah satu sarana yang bisa mendorong masyarakat untuk bisa berjualan dalam mening­katkan perekonomian mereka. Untuk itu, diharapkannya kepada peserta agar ilmu yang didapat selama pelatihan diaplikasikan dalam pengelolaan desa wisata di wilayah masing -masing, supa­ya objek wisata kembali meng­geliat dan juga mening­katkan taraf hidup masyarakat ke depan.

Kadisparpora Agam Syatria mengatakan, pelatihan ini dige­lar untuk meningkatkan penge­tahuan dan memotivasi p­e­ngelola desa wisata dalam meng­gerakkan objek wisata di wila­yahnya masing-masing.

Di sisi lain, kegiatan yang digelar selama tiga hari itu juga untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan desa wisata di masa pandemi Covid-19. “Di acara penutupan kita juga mela­kukan penandatangan nota ke­sepahaman untuk mendorong terwujudnya, terealisasinya dan operasional desa wisata pada 20 nagari yang jadi peserta pe­latihan ini,” ujar Syatria .

Penandatangan ini dilakukan Disparpora bersama OPD terkait seperti Dinas Pertanian, DPMN, Disperondagkop dan UKM, ser­ta DPKP yang disaksikan Bupati Agam Andri Warman. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional