Menu

Pelatihan Manajemen Masjid dan Mushalla di Bukittinggi, Masjid Perlu Berdayakan Ekonomi Jamaah

  Dibaca : 82 kali
Pelatihan Manajemen Masjid dan Mushalla di Bukittinggi, Masjid Perlu Berdayakan Ekonomi Jamaah
PEMATER— Wakil Wali Kota Bukittinggi Marfendi menjadi pemateri pada Pelatihan Manajemen Masjid dan Mushalla di Aula Hotel Grand Malindo, Kota Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO–Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi mem­berikan materi pada Pelatihan Manajemen Masjid dan Mushalla di Aula Hotel Grand Malindo Bukittinggi, Kamis (19/8). Pelatihan itu berlangsung selama tiga hari, sejak Rabu hingga Jumat (18-20 Agustus 2021).

Pelatihan ini mengusung tema masjid dan mu­shalla sebagai Pusat Pembinaan dan Pem­berdayaan ummat. Dalam materi berjudul masjid, Politik dan Penanggulangan Kemiskinan yang disampaikan, Wawako Marfendi, mengatakan semasa zaman Rasulullah, segala hal dilakukan di masjid. Bahkan, latihan perang dilaksanakan di masjid.

Menurut Marfendi, mulai terpisahnya kegiatan masjid dengan kehidupan masyarakat di Indonesia, terutama sejak masa penjajahan Belanda. Belanda mengadopsi tata cara pemisahan kegiatan keagamaan dengan kehidupan ma­syarakat dari Romawi yang menjajahnya dan menerapkan pula di Hindia Belanda, masa itu.

“Saat ini, agar mengembalikan kesejahteraan masyarakat, kami rasa perlu kembali men­dekatkan lagi kehidupan masyarakat dengan masjid. Masjid disemarakkan dengan berbagai kegiatan, baik itu kegiatan keagamaan sendiri, kegiatan pembinaan generasi muda, peningkatan kapasitas politik generasi muda, hingga pe­nanggulangan kemiskinan,” ujar Marfendi.

Dana masjid bisa diarahkan dan digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, tidak hanya untuk fisik masjid saja. “Artinya, fungsi masjid  tidak hanya mengurus urusan akhirat, akan tyetapi juga memberdayakan ekonomi jamaah­nya. Karena, dunia dan akhirat harus berbanding lurus,” ujarnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional