Menu

Pelatihan Guide Bahasa Inggris untuk Sektor Pariwisata

  Dibaca : 147 kali
Pelatihan Guide Bahasa Inggris untuk Sektor Pariwisata
FOTO BERSAMA—Belasan peserta guide Bahasa Inggris foto bersama dengan Kadisnakerin Padang Yunisman usai pembukaan pelatihan.

PADANG, METRO
Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) gelar pelatihan English For Guide, untuk pengembangan kelembagaan produktivitas dan pelatihan kewirausahaan tenaga kerja di Kota Padang.

Pelatihan guide Bahasa Inggris ini melibatkan 16 peserta yang dilaksanakan di LPK Hazika Education Centre, 5 hingga 30 Maret 2020. “Maksud dan tujuan pelatihan ini untuk meningkatnya keterampilan dan kompetensi calon tenaga kerja pencari kerja di Kota Padang agar memiliki daya saingnya di pasar kerja di sektor pariwisata, sehingga mampu mengurangi jumlah pengangguran,” ujar Kadisnakerin Padang Yunisman didampingi Kabid Penta Lattas Yose Rizal, Jumat (6/3).

Dikatakan Yunisman, sasaran pelatihan ini adalah agar pencari kerja yang terdaftar di Disnakerin yang terdaftar pada basis data terpadu (BDT) untuk kawasan Kecamatan Padang Selatan. Di mana para peserta berasal dari Kelurahan Batang Arau 3 orang, Kelurahan Bukit Gado-gado 3 orang, Kelurahan Seberang Palinggam 7 orang, Kelurahan Ranah Parak Rumbio 1 orang dan Kelurahan Pasa Gadang 2 orang.

Ditambahkan Yunisman, data BPS Agustus 2018 menunjukan bahwa, secara umum tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai 7 juta orang (5,35 persen). Dari segi pendidikan, pengangguran terbuka (TPT) bagi lulusan smk paling tinggi diantara lulusan pendidikan lainnya yaitu sebesar 11,24 persen, diikuti sma sebesar 7,95 persen dan Diploma sebesar 6,02 persen. Berikutnya SMP sebesar 4.80 persen, universitas sebesar 5.89 persen dan tamat-tidak tamat sd mencapai 2,43 persen.

Kota Padang juga menghadapi persoalan pengangguran yang cukup pelik, berdasarkan data sakernas agustus 2018, tingkat pengangguran terbuka mencapai 39.844 orang atau 9,18 persen, tahun 2019 turun menjadi 8.73 persen.

Tingginya tingkat pengangguran tidak hanya disebabkan tidak adanya keseimbangan antara penawaran dan permintaan tenaga kerja, tingginya tingkat pengangguran di Kota Padang juga disebabkan persoalan-persoalan .

Aantara lain, ketidak sesuaian antara keahlian yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan pasar.

Sistem pendidikan belum mampu menghasilkan tenaga kerja yang ahli dan terampil sesuai dengan kebutuhan pasar. Pencari kerja memilih-milih pekerjaan yang diinginkan seperti hanya ingin jadi PNS. Rendahnya ketrampilan atau kemampuan pengembangan diri untuk berwira usaha.Dampak krisis globalisasi

Menjawab permasalahan tersebut dilaksanakan memberikan bimbingan/penyuluhan tentang bagaimana memperoleh kesempatan kerja. Peningkatan kualitas dan produktifitas tenaga kerja melalui pelatihan peningkatan keterampilan kompetensi yang berupa paket pelatihan English for Guide. (boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional