Menu

Pelantikan Wako Definitif Nunggu Balasan Surat Ditjen Otoda

  Dibaca : 291 kali
Pelantikan Wako Definitif Nunggu Balasan Surat Ditjen Otoda
Syafrial Kani, Ketua DPRD Kota Padang

SAWAHAN, METRO
Pelantikan Plt Wako Padang Hendri Septa menjadi Wali Kota Definitif sisa masa jabatan 2019-2024 tinggal menanti surat balasan dari Ditjen Otoda Kemendagri RI. DPRD Kota Padang dan Pemko, pada Jumat (5/3) sudah mengirim surat untuk pengangkatan Hendri Septa ke Ditjen Otoda Kemendgari.

“Alhamdulillah surat telah kita kirim dan diterima oleh DItjen Otoda. Sekarang, tentu sudar itu sudah dalam proses dan biasanya prosesnya dalam jangka waktu 12 hari kerja. Jika balasannya telah diterima, maka DPRD Kota Padang segera menjadwalkan pelantikan Wako Defenitif melalui Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Padang,” ujar Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani kepada POSMETRO, Minggu (7/3).

Ia berharap masalah ini cepat diakomodir pemerintah pusat. Sehingga program kerja yang ada dalam RPJMD terealisasi dengan baik. Dan, pemilihan wakil wali kota yang kosong saat ini sekarang prosesnya bisa dilaksanakan oleh kedua partai pengusung.

“Apabila Hendri Septa telah dilewakan jadi wali kota, maka PAN dan PKS dapat memutuskan siapa pendamping Hendri Septa sisa jabatan periode 2019-2024,” papar kader Partai Gerindra ini.

Syafrial menjelaskan, siapa calon yang akan dampingi Hendri Septa, tentu PKS dan PAN telah miliki kriterianya. “Kita berharap siapapun pendamping Wako PAW, sosoknya mampu bersinergi dengan semua pihak. Begitu juga DPRD Padang.

“Selain itu, wakil wali kota terpilih harus dapat menyelesaikan persoalan Padang yang sekarang terbengkalai,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, untuk PKS sendiri sudah membeberkan siapa nama calon wakil wali kota yang diusulkan mendampingi Hendri Septa. Ketua Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muharlion, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ada enam kader yang diusulkan untuk mendampingi Hendri Septa sebagai wawako Padang.

“Ada enam kader yang telah kita usulkan ke pusat untuk wawako Padang,” kata Muharlion.

Muharlion mengaku dirinya masuk salah satu dari enam kader yang diusulkan itu. Sedangkan lima kader lainnya yakni Irsyad Safar, Rahmat Saleh, Muhidi, Mulyadi Muslim dan Irfan Aulia (kader pusat).

Dijelaskannya, PKS tidak memfokuskan ke satu nama yang diusulkan, minimal ada tiga atau dua nama. Namun siapapun yang berpeluang, mesti ada kemistrinya dengan pasangannya di Pemko Padang.

“Kita tidak memastikan ke satu nama. Karena kalau satu nama, takutnya tidak diterima. Nah makanya kita menunjuk tiga atau dua nama nanti. Kemudian siapa yang terpilih, harus ada kemistrinya dengan pasangan kita Bapak Hendri Septa,” imbuh Muharlion.

Sementara itu, Pengamat Politik sekaligus Dosen FISIP Univeristas Andalas, Ilham Adellino Azre mengatakan bahwa usulan tersebut sah-sah saja dalam etika politik. “Itu sah-sah saja dalam etika politik, bisa disebut jatah dari PKS untuk mengusulkan, dan juga harus disetujui oleh kedua belah pihak PAN dan PKS,” katanya.

“Dan kedua partai ini harus bisa meyakinkan DPRD bahwa ia adalah pilihan terbaik,” pungkasnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional