Menu

Pelaku Usaha Diminta Patuhi Protokol Cegah Corona

  Dibaca : 518 kali
Pelaku Usaha Diminta Patuhi Protokol Cegah Corona
Pelaku Usaha Diminta Patuhi Protokol Cegah Corona

SOLOK, METRO
Guna menekan penyebaran Covid-19, seluruh tempat usaha di Solok diminta mematuhi protokol Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pencegahan Covid- 19. Hal itu disampaikan Wali Kota Solok Zul Elfian saat rapat evaluasi pendistribusi bantuan untuk masyarakat terdampak Virus Corona, di ruang rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Senin (13/4).

“Kembali kami ingatkan agar seluruh tempat usaha untuk menerapkan protokol pencegahan Covid-19,” kata Zul Elfian.

Zul mengingatkan, warga Solok juga mengikuti yang pemberlakukan social distancing, penerapan jam malam serta dan penggunaan masker secara masif. ”Karena kita tidak tau apakah carrier yang singgah membawa virus atau tidak,” kata Zul.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok itu juga menekankan jajarannya serius memverifikasi data penerima dengan benar dilapangan.”Kita tidak pungkiri ada ditemukan dilapangan ada yang menurut kondisinya tidak tepat menerima. Maka kedepan dapat diverifikasi dengan benar. Sehingga yang semestinya menerima dapat kita akomodir,” kata Zul Elfian.

Ia meminta Camat memperhatikan kesehatan anggota di lapangan.”Tolong camat perhatikan kesehatan petugas kita dilapangan, juga perhatikan pemberlakuan social distancing, kenakan masker.

Karena kemaren masih saya temui hal-hal demikian ketika meninjau posko di Kelurahan,” kata Zul Elfian.

Camat Tanjung Harapan Zulkarnaini mengatakan, pendistribusian bantuan telah berjalan sejak 9 April 2020 kini. Dari seluruh kuota bantuan hampir semua bersisa dikarenakan ada data ganda.

Namun data fix belum didapat karena sampai hari ini masih dilakukan pendistribusian.”Banyak laporan warga yang belum masuk dan dipandang layak. Untuk itu akan kembali dilakukan verifikasi terkait data susulan tersebut secepatnya,” Zulkarnaini.

Camat Lubuk Sikarah Novri Aprilizen menyebutkan, hingga saat ini pelaksanaan pendistribusian bantuan masih berlanjut. ”Persoalan yang sama juga ditemui di lapangan, ada data penerima yang ganda sehingga tidak dapat didistribusikan. Selain itu ada juga pengusulan data baru yang belum masuk ke dalam daftar yang ada sekarang,” kata Novri. (*/vko).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional