Menu

Pelaku Ekonomi Diharapkan Tingkatkan Kompetensi di Kota Solok

  Dibaca : 92 kali
Pelaku Ekonomi Diharapkan Tingkatkan Kompetensi di Kota Solok
SOSIALISASI— Wawako Solok Rahmadhani Kirana Putra harapkan pelatihan dapat memberikan pemahaman kepada pelaku usaha.

SOLOK, METRO–Pelaku usaha ekonomi diharapkan mampu me­ning­katkan kompetensi tenaga kerja. Salah satu­nya melalui pelatihan kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-un­dangan. Me­nye­leng­gara­kan pelatihan dan me­la­kukan alih teknologi kepada tenaga kerja, menurut Wa­kil Wali Kota Solok Rah­madhani Kirana Putra sa­ngat penting dalam kema­juan suatu usaha.

Ramadhani saat mem­buka pelaksanaan Sosia­lisasi Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (RI) No.5 /2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengawasan Perizinan Be­ru­saha Berbasis Resiko, juga mengatakan, pema­haman terhadap aturan yang berlaku sangat perlu.

Dalam kegiatan itu, Ra­madhani juga sekaligus juga membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Mo­dal (LKPM) Online Bagi Pelaku Usaha.

Dalam sambutannya Ramadhani menyam­pai­kan, sosialisasi dan bimbi­ngan teknis ini akan me­miliki makna yang sangat penting dalam upaya per­samaan persepsi antara Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah terkait Pengawasan Perizinan Be­ru­saha Berbasis Resiko.

“Setiap pelaku usaha juga berkewajiban mene­rapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan, menyampaikan LKPM dan menghormati tradisi bu­daya masyarakat sekitar lokasi kegiatan usaha Pe­na­naman Modal,” ujar Ra­madhani.

Selain itu, lanjutnya pelaku usaha juga diha­rapkan mampu mening­katkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan kerja sesuai dengan keten­tuan peraturan perundang-undangan, me­nyeleng­ga­rakan pelatihan dan mela­kukan alih teknologi kepada tenaga kerja, serta me­ngalokasikan dana secara bertahap untuk pemulihan lokasi yang memenuhi stan­dar kelayakan lingkungan hidup bagi perusahaan yang mengusahakan sum­ber daya alam yang tidak terbarukan.

 Sesuai dengan Pera­turan Badan Koordinasi Penanaman Modal Re­pu­blik Indonesia Nomor 5 tahun 2021 tentang Pedo­man dan Tata Cara Penga­wasan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko, bahwa salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha adalah menyam­paikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LK­PM) secara online ke BKPM RI.

Sampai saat ini, setelah dilakukan pemantauan dan pengawasan ke lapangan oleh petugas dari DPMPTSP Kota Solok, ternyata masih banyak pelaku usaha be­lum memahami dan me­ngetahui apa itu LKPM Online.

Tujuan dari LKPM ada­lah untuk mengetahui per­kembangan investasi seca­r­a nasional dan untuk me­ning­katkan kualitas pema­haman pelaku usaha da­lam melaksanakan pena­naman modal agar sesuai dengan ketentuan yang ada.    .

“Atas nama Pemerintah Kota Solok, Kami menyam­paikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada narasumber atas kesediaannya untuk hadir dan memberikan paparan serta bimbingan. Kami ju­ga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan jaja­ran panitia yang telah be­kerja keras demi lancarnya pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Ramadhani. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional