Menu

Pelaksanaan PPKM Mikro di Aula Kantor Camat Padangpanjang Ba­rat, Peran Satgas di Kelurahan Dioptimalkan

  Dibaca : 78 kali
Pelaksanaan PPKM Mikro di Aula Kantor Camat Padangpanjang Ba­rat, Peran Satgas di Kelurahan Dioptimalkan
RAPAT EVALUASI— Pemko Padangpanjang saat menggelar rapat evaluasi penanganan Covid-19 yang semakin membahayakan.

PDG.PANJANG, METRO–Menyikapi lonjakan dan penyebaran varian baru virus Covid-19, Satgas Ke­lu­rahan dituntut optimal dalam penanganan wa­bah.  Posko PPKM (Pem­berla­kuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro di Kelu­rahan di Sediakan.

“Satgas Kelurahan ha­rus dievaluasi kembali. Kemudian pastikan kebe­radaan posko PPKM Mikro. Begitu juga dengan perso­nilnya. Ini harus bisa dija­lankan dengan baik dan maksimal,” ungkap Sek­retaris Daerah Kota (Sek­dako), Sonny Budaya Putra, ketika rapat monitoring dan evaluasi penanganan Covid-19 dan PPKM Mikro yang digelar di Aula Kantor Camat Padangpanjang Ba­rat, Selasa (6/7).

Rapat yang juga diha­diri Ketua DPRD, Mar­dian­syah, A.Md, Dandim 0307/TD, Letkol. Inf. Wisyudha Utama, Kapolres, AKBP. Apri Wibowo, SIK, perwa­kilan Kantor Kemenag, kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Padang Pan­jang itu, juga membahas mengenai Instruksi Men­teri Dalam Negeri tentang perpanjangan PPKM ber­basis mikro.

Dalam kesempatan itu, Sonny juga menekankan, lurah harus mengerti de­ngan tugas dan fungsinya sesuai dengan wewenang sebagai kasatgas di tingkat kelurahan.

“Terkait anggaran, di­ha­rapkan optimalkan an­g­garan yang ada. Nanti akan disesuaikan pada saat pe­ru­bahan anggaran,” ujar­nya.

Sementara itu, Dandim Yudha menyampaikan, de­ngan adanya varian baru Covid-19, perlu adanya kerja keras yang lebih, untuk lebih serius lagi da­lam pelaksanaan PPKM mikro.

“PPKM mikro kita ha­rap­kan benar-benar harus terlaksana dengan baik. Kerja sama di lapangan, mulai dari tracing, testing, sampai treatment. Masing-masing petugas harus tahu fungsi dan tugasnya ma­sing-masing,” sebutnya.

Pencegahan Covid-19, lebih lanjut Yudha, juga harus fokuskan kepada proses vaksinasi dengan memberi edukasi tentang vaksinasi ini perlu.

“Jangan sampai ma­syarakat termakan hoax yang mengatakan vaksin itu berbahaya,” tegasnya.

Sementara Kapolres  AKBP Apri Wibowo me­nga­takan, mulai dari keca­matan, kelurahan, Bhabin­kamtibmas dan Babinsa harus bisa menggerakkan masyarakat dari level RT dalam pencegahan Covid-19.

Apri juga meminta ke­pa­da lurah-lurah agar bisa berkoordinasi dengan me­ningkatkan kepedulian ma­syarakat terhadap Covid-19 ini dan melakukan pen­dataan vaksinasi di setiap kelurahan.

“Pastikan pendataan masyarakat dalam rangka pelaksanaan vaksinasi. Data siapa yang tidak mau divaksin. Sampaikan ke atasan, agar kita bisa sa­ma-sama mencari cara untuk mengajak masya­rakat agar mau divak­sina­si,” tuturnya.

Sementara Ketua DP­RD Mardiansyah menya­takan pihaknya mendu­kung sepenuhnya masu­kan dan langkah-langkah yang akan dan telah di­ambil dalam penanganan Covid-19 dengan melibat­kan seluruh stakeholder yang ada.

Selain evaluasi pena­nganan Covid-19 mulai tingkat kelurahan dan PPK­M mikro, rapat tersebut juga membahas penam­bahan rumah isolasi dan posko PPKM, penegasan fungsi personel Satgas Covid-19, pemaparan pre­sentasi pelaksanaan vaksi­nasi, dan juga pemaparan sistem kerja RSUD dalam penanganan pasien positif Covid-19. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional