Menu

Pelaksanaan Pemotongan Hewan Kurban, Protokol Kesehatan Wajib Dijalankan

  Dibaca : 324 kali
Pelaksanaan Pemotongan Hewan Kurban, Protokol Kesehatan Wajib Dijalankan
Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan, mengunjungi dan menyaksikan langsung prosesi ibadah qurban ke beberapa Masjid dan Mushalla

BUKITTINGGI ,METRO
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny Yesi Endriani Ramlan mengunjungi dan menyaksikan langsung prosesi ibadah kurban ke beberapa masjid dan mushalla. Kemudian, tempat-tempat penyemblihan hewan kurban di Kota Bukittinggi sebagai rangkaian prosesi dari perayaan Idul Adha 1441 Hijriah.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun wako, dalam meninjau proses penyembelihan hewan kurban di Bukittinggi. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengatakan, pada tahun ini terjadi penurunan jumlah hewan kurban di Bukittinggi di mana tahun ini jumlah hewan kurban tercatat sebanyak 843 ekor sapi dan 23 ekor kambing.

“Dari segi jumlah terjadi penurunan dari tahun lalu tetapi tidak terlalu signifikan dan yang menggembirakan saya selaku wali kota, di masa pandemi Covid-19 ini masih banyak masyarakat yang mampu dan ikhlas untuk melakukan penyemblihan hewan kurban. Karena memang ibadah kurban ini syarat dengan makna dan hikmah yang sangat terpuji untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Prediksi kita bisa saja terjadi penurunan hingga 20-40 persen dari tahun lalu, ternyata hanya 10 persen turunnya,” ujar Ramlan, Sabtu (1/8).

Wako mengatakan, di mana sampai saat ini penyebaran Covid-19 belum berakhir dan juga belum diketahui kapan akan berakhir. Namun, kondisi ini tidak boleh menyurutkan langkah dan semangat spriritual umat muslim. Bahkan warga juga harus bisa mengambil hikmah dari kejadian ini, seperti meningkatkan kesabaran dan kepasrahan kepada Allah SWT.

Kepada panitia pemotongan hewan kurban, wako berpesan untuk tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan pada saat pelaksanaan pemotongan dan pembagian daging hewan kurban. “Semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan, makin kecil peluang penyebaran virus corona dan sebelum dilakukan penyemblihan hewan kurban, panitia kurban harus melakukan pengecekan kelayakan hewan kurban melalui pemeriksaan dokter hewan terlebih dahulu agar diketahui kondisi hewan benar – benar sehat dan dagingnya layak di konsumsi dan dalam pembagian daging kurban nantinya hendaknya adil dan merata disalurkan dengan baik sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional