Close

Pelaksanaan MTQ ke-39 Sumatera Barat,Kota Pariaman Raih Juara Umum Tiga Kali Berturut-turut

MOTIVASI— Wali Kota Pariaman H Genius Umar saat motivasi kafilahnya yang sukses menjadi juara umum tiga tingkat Sumbar.

Laporan : Efanurza Kota Pariaman

Dalam arena MTQ tingkat Sumatera Barat tahun 2021, Kota Pariaman kembali sukses meraihi juara umum III. Dengan juara tersebut Kota Pariaman telah tiga kali berturut turut meraih juara umum tiga dalam kancah MTQ tingkat Sumatra Barat. Buktinya, dalam penutupan MTQ tersebut kontingen Kota Pariaman diumumkan sukses meraih juara umum III yang diadakan di Kota Padang Panjang, di Mimbar Utama, Lapangan GOR Khatib Soelaiman, bancah la­weh, Kota Padangpanjang.

Pada MTQ yang ke 39 kali ini, Kota Padang, kembali menyabet juara umum pertama, dengan point cukup tinggi 103, yang sebelumnya diraih oleh Kabupaten Tanah Datar, yang turun satu peringkat menjadi juara umum dua, dengan point 62.

Selanjutnya Kota Pariaman kembali menduduki juara umum tiga, dengan raihan point 59, untuk posisi ke IV diraih oleh Kabupaten Pasaman dengan 51 Point, posisi V diraih Kabupaten Agam dengan 46 point, posisi VI diraih Kabupaten Padangpariaman, dengan 45 point dan tuan rumah Kota Padangpanjang, menempati posisi ke VII dengan 35 point.

Dari 15 golongan cabang yang masuk final, Kota Pariaman meraih 59 point dengan mendapat juara I sebanyak 8 golongan cabang, juara II sebanyak 6 golongan cabang, juara III sebanyak 1 golongan cabang dan juara harapan sebanyak 12 golongan cabang.

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldi mengatakan MTQ merupakan ajang untuk mensyiarkan ajaran islam dan menggaungkan Al Qur’an dalam sebuah perlombaan.

“Kami juga mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kota Padangpanjang yang telah sukses menggelar rangkaian kegiatan MTQ dari pembukaan sampai penutupan hari ini. Kegiatan MTQ ini adalah untuk mensyiarkan agama islam, dengan perlombaan yang dapat menjadikan sebuah ajang mengasah diri bagi para kafilah kita yang ada di Kabupaten/Kota se Su­matera Barat,” ujarnya.

Untuk MTQ Nasional selanjutnya, yang merupakan MTQ ke 40 Provinsi Sumatera Barat tahun 2023, yang akan bertindak selaku tuan rumah adalah Kabupaten Solok Selatan, yang ditandai dengan diserahkanya bendera MTQ dari Wagub Sumbar, Audy Joinaldi kepada Bupati Solok Selatan, Khairunas.

Sementara Walikota Pariaman, Genius Umar mengucapkan selamat kepada kontingen Kota Pariaman, baik kepada kafilah, panitia, pelatif dan official yang telah memberikan penampilan terbaik, sehingga kembali kota Pariaman dapat meraih juara umum III.

”Alhamdulillah, Kota Pariaman dapat mempertahankan posisi Juara umum III pada MTQ ke 39 ini, untuk itu saya memberikan aspresiasi kepada seluruh Kafilah dan jajaran kontingen Kota Pariaman, yang dapat memberikan penampilan terbaik, sehingga kita dapat mempertahankan Juara umum III ini,” ujarnya.

Genius juga meng­ung­kapkan bahwa dengan prestasi ini, pemerintah Kota Pariaman tidak sia-sia selama ini menggelar TC dan pemusatan pelatihan yang dimulai sejak Mei 2021, sampai karantina para kafilah. “Sekali lagi kami mengucapkan selamat kepada para Kafilah yang meraih juara, dan bagi yang belum men­dapatkan juara, agar jangan patah semangat, terus belajar dan berdoa, semoga di MTQ selanjutnya dapat meraih Juara,” ujarnya.

Beliau juga mengingatkan Kepada Kafilah kita yang meraih Juara 1, agar tetap terus berlatih, karena nantinya, mereka yang berprestasi, akan mempunyai peluang untuk menjadi perwakilan kafilah Kota Pariaman, yang menjadi utusan Provinsi Su­matera Barat, pada ajang MTQ tingkat Nasional.

“Kepada kafilah Kota Pariaman yang meraih juara pertama, untuk dapat terus berlatih, jangan cepat berpuas diri, karena nanti­nya akan mendapat ke­sempatan untuk berlaga di ajang bergengsi MTQ Nasional, mewakili provinsi Sumatera Barat,” paparnya. Adapun bonus yang diberikan kepada seluruh kafilan antara lain, untuk  juara I Pemko Pariaman memberikan bonus sebesar Rp 30 juta, juara II Rp 15 juta, juara III Rp 7 juta. Untuk kafilah yang belum berhasil meraih prestasi pada MTQ ke-39 di Padangpanjang, Pemko Pariaman masing – masing memberikan Rp 1 juta.

“Bonus ini sengaja kita anggarkan untuk penyemangat bagi pada kafilah yang telah mengharumkan nama Kota Pariaman, dan sekaligus penyemangat kafilah untuk pertandingan pada tahun berikutnya. Bonus akan mereka terima dalam waktu dekat se­hingga para kafilah akan dapat me­man­faat­kan­nya dengan sebaik mung­kin, “ ungkapnya.

Rombongan kafilah Ko­ta Pariaman yang berjumlah sebanyak 66 orang telah mengikuti 31 golongan lomba. Dari 31 lomba, kafilah dapat menembus ke babak final sebanyak 15 lomba. Dari 15 golongan cabang yang masuk final, Kota Pariaman meraih 59 point dengan mendapat Juara I sebanyak 8 golongan cabang, Juara II sebanyak 6 golongan cabang, Juara III sebanyak 1 golongan cabang dan Juara Harapan sebanyak 12 golongan cabang.

Ke depan Genius Umar berharap kepada kafilah yang meraih juara 1, agar tetap terus berlatih, karena nantinya mereka yang berprestasi akan mempunyai peluang untuk menjadi perwakilan kafilah Kota Pariaman dan menjadi utusan Provinsi Sumatera Barat pada ajang­ MTQ tingkat Nasional.

Kemudian katanya, bagi yang belum berhasil pada MTQ tahun ini, ting­katkan terus latihannya, semoga pada MTQ beri­kut­nya di Kabupaten Solok Selatan, seluruh kafi­lah berhasil meraih juara. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top