Menu

Pelajar dan Pengangguran Gabung Komplotan Curanmor

  Dibaca : 409 kali
Pelajar dan Pengangguran Gabung Komplotan Curanmor
PENCURI MOTOR— Satreskrim Polres Pessel bersama Polsek Lengayang membekuk empat orang yang terlibat dalam komplotan spesialis pencuri motor yang sudah beraksi di banyak tempat. (mario rossy/posmetro)

PESSEL, METRO – Empat orang yang tergabung dalam komplotan spesialis pencuri sepeda motor diringkus tim Satreskrim Polres Pessel bersama Polsek Lengayang, Selasa malam (12/11) sekitar pukul 23.00 WIB. Penangkapan dilakukan di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Lenga dan Kecamatan Sutera.

Parahnya, dua dari empat pelaku yang ditangkap masih berstatus pelajar SMA dan di bawah umur. Para pelaku diketahui berinisial K (19) pengganguran, A (16) pelajar, J (23) pengganguran dan Y (19) pelajar. Selain itu, petugas juga menyita enam unit sepeda motor hasil curian yang sudah dijual kepada orang lain dengan harga Rp 700 ribu hingga Rp 2 juta.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Cepi Noval melalui Kasat Reskrim Polres Pessel AKP Allan Budi Kusumah Katinusa mengatakan, ditangkapnya komplotan curanmor ini berkat penyelidikan yang dilakukan menindaklanjuti laporan korban yang kehilangan sepeda motor. Dalam menjalankan aksinya, mereka bekerja sama dengan sasaran sepeda motor yang diparkir di tepi jalan.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, komplotan tersebut sudah melakukan aksinya di banyak tempat berbeda. Mereka beraksi berdua. Sebelum beraksi, mereka mengikuti korbannya dan ketika korbannya memarkir sepeda motor, pelaku kemudian mendorong sepeda motor korban. Setelah itu, pelaku membawa kabur dan kemudian menjualnya,” ungkap AKP Allan.

AKP Allan menambahkan, meski sepeda motor yang dicuri telah dijual, dari hasil pengembangan dengan menginterogasi keempat pelaku, pihaknya berhasil menelusuri kemana saja sepeda motor curian diuangkan. Saat ini, total enam unit sepeda motor sudah diamankan dan masih ada beberapa lagi yang masih dicari.

“Dua unit sepeda motor ditemukan di daerah Koto Lamo, satu unit di Padang Cupak, satu unit di Kecamatan Sutera dan satu unit di Kecamatan Batang Kapas, total enam unit sepeda motor berhasil diamankan. Pelaku menjualnya mulai harga ratusan ribu sampai jutaan tergantung jenis motornya,” jelas AKP Allan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lengayang Bripka Riky Prima Doni ketika dihubungi mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, dalam melakukan aksi curanmor dilakukan dua orang dengan menggunakan sepeda motor dan dilakukan pada malam hari ketika lokasi sudah sepi. Sasarannya, sepeda motor yang diparkir tidak dikunci stang sehingga dengan mudah didorong.

“Jadi mereka tidak menggunakan kunci leter T seperti kasus curanmor biasanya. Tapi dengan cara mendorongnya. Memang benar dua dari empat pelaku masih pelajar dan mereka itu satu komplotan. Untuk penjualan motor curian, masih di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan,” ungkap Bripka Riky.

Bripka Riky menjelaskan, kepada masyarakat yang kehilangan sepeda motor, bisa mendatangi polsek untuk mengecek sepeda motor yang sudah diamankan dengan membawa bukti-bukti kepemilikan sepeda motor.

“Kita masih terus melakukan pengembangan. Kemungkinan masih ada pelaku lain,” pungkasnya. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional