Close

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak KA Sibinuang di Kota Pariaman, Tubuh Terpotong-potong, Diduga Bunuh Diri

TEWAS— Polisi memasukkan jasad korban Muslim (65)yang tewas ditabrak kereta api ke dalam kantong jenazah.

PARIAMAN, METRO–Seorang pria lanjut usia (lansia) warga Desa Kampung Apar, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, tewas ditabrak kereta api saat berjalan di rel kereta api dekat perlintasan sebidang di Balai Kurai Taji, Kamis, (11/11) sekitar pukul 06.15 WIB.

Korban yang diketahui bernama Muslim (65) ini tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Tubuhnya terpotong menjadi beberapa bagian. Peristiwa itupun membuat gempar ma­syarakat dan langsung berdatangan ke lokasi.

Tak lama berselang, Polisi yang mendapatkan laporan adanya kejadian itu, juga datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan identifikasi. Setelah itu, jasad korban dievakuasi ke RSUD Pariaman untuk me­nyambung bagian tubuhnya yang terpotong.

Kasat Lantas Polres Pariaman Iptu Anggy Pra­setiyo melalui Kanit Laka Ipda Afrizal Sahar mengatakan, kejadian berawal ketika pejalan kaki ini sedang berjalan di rel kereta api dekat perlintasan sebidang di Balai Kurai Taji, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman.

“Tidak lama kemudian datang Kereta Api Sibinuang BB 3038409 yang dikemudi oleh RK dari arah Pariaman menuju Padang dan sehingga menabrak pejalan kaki tersebut. Akibatnya pejalan kaki itu meninggal dunia ditempat kejadian dengan kondisi tubuh terpisah. Saat ini korban telah dibawa ke RSUD Pariaman,” ujarnya.

Anggy Prasetiyo menuturkan, dugaan sementara terjadinya kecelakaan itu, salah satunya disebabkan suara klakson kereta api yang tidak terdengar oleh korban. Sehingga korban merasa tidak ada kereta api yang lewat pada saat itu.

“Pada saat kejadian arus lalu lintas dalam keadaan sepi. Sedangkan diketahui korban merupakan salah satu warga Desa Kampung Apar, Kecamatan Pariaman Selatan,” ujarnya.

Diduga Bunuh Diri

Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar Erlangga Budi Laksono mengatakan, kecelakaan terjadi antara Kereta Api Sibinuang (KA B1) arah dari Stasiun Naras menuju Padang dengan pejalan kaki di Petak Jalan KM. 54+1/2 antara Stasiun Pariaman dan Stasiun Lubuk Alung, tepatnya di sekitar Shelter Kurai Taji, Desa Kurai Taji.

“Terdapat korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas ini, seorang laki-laki usia sekitar 60 tahun. Indikasi sementara korban bunuh diri,” kata Erlangga.

Erlangga mmenuturkan, korban dievakuasi ke RSUD Pariaman. Sedangkan untuk s arana kereta api setelah pengecekan tidak ditemukan kerusakan.

Dikatakannya, berdasarkan info dari lapangan, pejalan kaki berada di jalur KA sesaat sebelum KA Sibinuang dengan nomor KA B1 melintas di lokasi kejadian.

“Kami mengimbau bagi pejalan kaki atau pengendara lainya agar selalu berhati-hati dan berhentilah sejenak untuk memastikan tidak ada kereta api yang melintas,” pungkasnya. (ozi/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top