Close

Pejalan Kaki Tewas dengan Luka Parah

OLAH TKP— Polisi menggelar olah TKP usai kecelakaan di Aiapacah, Kototangah, Minggu (26/5) malam. (banua siregar/posmetro)

PADANG, METRO – Seorang pejalan kaki tewas dengan luka parah setelah ditabrak sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan Aiapacah, dekat PT Wahana Media Nusantara, Kelurahan Aiapacah, Kecamatan Kototangah, Minggu (26/5) sekitar pukul 23.30 WIB.

Korban, Suhatri (65) yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian, meninggal dunia akibat kepala mengalami luka parah terhempas ke aspal. Korban sempat dilarikan oleh warga ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu, pengendara sepeda motor BA 2737 QI, Tri Oktanto (24) juga mengalami luka lecet dan luka lebam. Pasalnya, usai menabrak korban pejalan kaki, pemotor itu juga terjatuh dari sepeda motornya. Setelah kejadian, pemotor tersebut juga sempat dibawa ke rumah sakit dan kemudian dimintai keterangan di Unit Laka Lantas Polresta Padang.

Kejadian berawal ketika sepeda motor BA 2737 QI datang dari arah utara menuju arah selatan atau datang dari arah Simpang Lauk Asin menuju Simpang Somel. Setiba di lokasi, pemotor yang diduga lengah, menabrak pejalan kaki di sebelah kiri yang berada di depannya yang datang dari arah sama

Seketika korban terpental dan terhempas di aspal. Sementara itu, pemotor juga ikut terpental usai menabrak korban. Warga sekitar yang mengetahui adanya kecelakaan, langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu korban yang saat itu dalam kondisi tidak sadarkan diri dan pemotor yang mengalami luka ringan.

Kanit Laka Lantas Polresta Padang Iptu Efriadi mengatakan, pascakejadian laka lantas yang menimbulkan korban jiwa itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian usai menerima laporan dari masyarakat. Di lokasi pihaknya melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap saksi.

”Kecelakaan melibatkan sepeda motor dan pejalan kaki. Yang meninggal dunia merupakan pejalan kaki dengan luka parah di bagian kepala. Sedangkan pemotor mengalami luka ringan. Barang bukti berupa sepeda motor untuk kepentingan penyelidikan,” kata Efriadi.

Efriadi menjelaskan, dari hasil olah TKP, lokasi kejadian aspal dalam kondisi baik, pandangan tidak terhalang, jalan lurus dan lalu lintas kendaraan sepi. Diduga, pengendara sepeda motor melaju kecepatan tinggi dan tidak melihat ada pejalan kaki di depannya.

”Kasus ini masih ditangani oleh penyidik. Pengendara sepeda motor masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik terkait kejadian laka lantas ini. Atas kejadian ini, kita mengimbau kepada masyarakat untuk terus berhati-hati saat berkendara,” pungkasnya. (rgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top