Menu

Peduli Warga Kurang Mampu, Kapolsek Sungai Sariak bagi Sembako

  Dibaca : 58 kali
Peduli Warga Kurang Mampu, Kapolsek Sungai Sariak bagi Sembako
SERAHKAN SEMBAKO— Kapolsek VII Koto Sungai Sariak AKP Hepi Kusnadi didampingi anggota dan Pj Wali Nagari Balah Aie Kasril memyerahkan bantuan kepada warga kurang mampu dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75.

PDG. PARIAMAN, METRO–Menyambut HUT Bha­yangkara ke-75 tahun 2021, Polsek VII Koto Sungai Sariak sambangi rumah warga yang kurang mampu di Korong Toboh Man­dai­liang, Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Su­ngai Sariak, Kabupaten Padang­pariaman, Kamis (1/7).

 Kapolsek VII Koto Su­ngai Sariak AKP Hepi Kus­nadi menyampaikan, pi­hak­nya memyambangi war­ga yang kurang dengan ber­bagi sedikit rezeki seperti sembako atau keperluan rumah sehari hari kepada sejumlah warga.

Ia mengatakan, penye­rahan bantuan sembako kepada beberapa warga yang kurang mampu ter­sebut merupakan satu di­an­tara ungkapan kepe­dulian Polisi terhadap ma­syarakat. “Ini sebagai ben­tuk kepe­dulian kami khu­susnya ke­pada warga yang kurang mampu,” ujar AKP Hepi.

Ia menyebutkan, kalau pemberian sembako ini merupakan program khu­sus Polsek VII Koto Sungai Sariak dalam rangka HUT Bhayangkara dengan me­nyasar warga yang benar benar tidak mampu dan membutuhkan bantuan.

Kegiatan sosial yang dilakukan Polsek VII Koto Sungai Sariak ini mendapat apresiasi dari warga pe­nerima bantuan, satu di­antaranya Yunita (38), war­ga Korong Toboh Man­dai­liang yang keseharian me­ngaharapkan upah di­tem­pat kerja pembuat ke­ru­puk ubi.

Ia mengucapkan teri­ma kasih kepada kepolisian yang masih peduli terhadap permasalahan ekonomi war­ga di wilayahnya. “Al­ham­dulillah, saya mengu­capkan terima kasih ba­nyak kepada Bapak Polisi yang sudah memberikan sem­bako, semoga ini bisa men­jadi amal ibadah dan pa­hala,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Wali­nagari Balah Aie, Kasril menyampaikan, warga yang kurang mampu di Nagari Balah Aie ada sekitar 25 Kepala Keluarga (KK). Se­mua­nya sudah men­dapat­kan bantuan melalui ban­tuan sosial seperti BLT dan PKH. Disamping itu juga ada warga yang kurang mampu tersebut menda­patkan Ru­mah Tidak Layah Huni (RT­LH). “Namun be­lum semua­nya yang men­dapatkan RT­LH, tapi kami dari pe­m­e­rintah nagari akan beru­saha mengu­paya­kannya. (ozi)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional