Menu

Peduli Petani, Anggota Dewan Serahkan Alsintan kepada petani di Kecamatan Panti, Kabu­paten Pasaman

  Dibaca : 56 kali
Peduli Petani, Anggota Dewan Serahkan Alsintan kepada petani di Kecamatan Panti, Kabu­paten Pasaman
SERAHKAN—Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi Gerindra, Khairuddin Simanjuntak saat menyerahkan alat sistem pertanian jenis Combine Harvester (Jarwo) kepada dua kelompok tani.

PASAMAN, METRO–Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi Ge­rindra, Khairuddin Siman­juntak kembali menyerah­kan alat sistem pertanian (Alsintan) kepada petani di Kecamatan Panti, Kabu­paten Pasaman, Senin (28/6).

Kali ini, dua unit ban­tuan Combine Harvester (Jarwo) pokok pikiran (Po­kir) anggota Banggar DPRD Sumbar diserahkan ke­pada, Keltan Harapan Ba­ha­gia dan Keltan Hikmah Maju, di Sukadamai Keca­matan Panti. Penyerahan dua unit mesin pemanen padi merk Yanmar AW70V itu bertempat dikediaman Khairuddin Simanjuntak, di Sukadamai III, Nagari Per­siapan Panti Utara, Keca­matan Panti, Kabupaten Pasaman.

Camat Panti, Aswar mengapresiasi penye­ra­han bantuan dua unit alsis­tan Jarwo kepada petani setempat. Menurutnya, keberadaan Jarwo ini akan meringankan beban ma­syarakat disaat musim pa­nen tiba.

“Terimakasih atas per­jua­ngan pak Khoiruddin atas bantuan tersebut se­bab akan dapat meringan­kan beban masyarakat pe­tani. Kita tahu, bahwa 85 persen masyarakat Panti bermata pencaharian se­ba­gai petani. Sebelumnya, beliau baru saja menye­rahkan 9 unit betor untuk petani,”katanya.

Bantuan alsintan ini, kata dia, merupakan se­buah keuntungan bagi pe­ta­ni di Panti. Sebelumnya, petani di daerah ini se­ngaja mendatangkan me­sin jarwo dari luar untuk memanen padi di sawah dengan biaya Rp 550 per kilogram. “Saya berharap, alat ini harus dijaga dengan baik oleh keltan penerima. Tolong dipelihara, sebab pemerintah tidak meny­e­diakan anggaran dana pe­meliharaan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Per­ke­bunan Provinsi Sumbar, diwakili Yustiadi menga­takan, bahwa harga alat pemanen padi ini sangat mahal sekali, harganya bisa mencapai ratusan juta. Dikatakan, dalam satu hek­tar sawah mesin Combine Harvester ini hanya mem­butuhkan waktu 6 jam.

Harga alat ini bisa satu Fortuner, satu unitnya Rp 500 juta. Kami, Dinas TPHP Sumbar hanya ditugaskan untuk pengadaan. Semua ini berkat perjuangan dan pokir wakil Bapak/Ibu di DPRD Sumbar, yakni Bapak Khairuddin Simanjuntak. Yang gigih dan peduli ke­pada masyarakat petani,” katanya.

Sementara itu Khairud­din Simanjuntak menga­takan, dua unit alat pema­nen padi itu untuk mem­permudah masyarakat da­lam memanen padi mere­ka serta untuk meringan­kan biaya petani. Dika­takan, bantuan 2 unit Jarwo itu merupakan pokok pi­kirannya atas aspirasi ma­syarakat setempat.

Insha Allah, masih ba­nyak bantuan untuk petani. Setelah ini akan datang lagi bantuan mesin rumput 40 unit. Setelah itu, khusus buat Ibu-Ibu akan datang lagi ternak ayam dan itik,” ucapnya. (mir)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional