Close

Peduli Perantau, Warga Agam Kirimkan Rendang

AGAM, METRO–Warga Galuang, Sungai Pua, Agam bersama PMI Bukittinggi peduli dengan perantau, dengan mengi­rimkan 500 Kg randang di Jabodetabek yang terkena PPKM. “Ini merupakan bentuk kepedulian warga Galuang dan PMI Kota Bukittinggi untuk masyarakat Minang di perantauan yang ter­kena PPKM. Ini patut diapresiasi,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi, Sabtu (24/7).

Ia mengatakan, apa yang dilakukan masyarakat Galuang tersebut adalah bentuk dari hubungan erat antara masya­rakat di ranah atau kpung ha­laman dengan masyarakat yang ada di rantau.

“Seperti inilah sebenarnya semangat orang Minangkabau. Kalau di rantau sedang ada kelebihan rezeki, dikirimkan ke kampung sebaliknya kalau di rantau sedang ada masalah, orang di ranah yang membantu perantau,” katanya.

Ia berharap keedulian antara ranah dan rantau itu terus dipe­lihara karena kearifan lokal itu merupakan sebuah kekayaan yang bisa menjadi pondasi untuk kemajuan Sumbar.

Bupati Agam Andri Warman mengatakan, saat ini randang yang telah selesai dibuat tersebut sedang dalam proses penge­pakan dan akan segera diki­rimkan ke Jabodetabek.

Ia menyebut kepedulian ma­syarakat itu bisa menjadi contoh bagi Nagari lain di Su­matera Barat untuk membantu para perantau nya yang sedang kesu­litan karena aktivitas di­batasi oleh kebijakan PPKM. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top