Close

Peduli Kaum Perempuan, Anak, Lansia, Disabilitas serta Renta, Satu Nagari Minimal Satu Pekka

PDG.PARIAMAN, METRO
Bupati Padangpariaman Suhatri Bur kemarin memaparkan ekspos dalam rangka verifikasi lapangan implementasi strategi PUG pada penilaian penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kemarin. Acara dihadiri wakil bupati, ketua dan anggota DPRD, ketua TP-PKK, ketua GOW, sekretaris daerah, dan beberapa kepala OPD terkait lainnya.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengatakan sangat berbahagia bahwa diawal masa jabatan ini bersamaan dilakukannya verifikasi lapangan implementasi strategi pengarusutamaan gender (PUG) di daerah.

Dimana katanya, sesuai dengan visi dan misinya sangat peduli dengan kaum perempuan, anak, lansia, kaum disabilitas serta kaum rentan lainnya yang harus dipenuhi dan dilindungi hak-haknya.

“Alhamdulillah, diawal masa jabatan ini terbentuknya kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) yang mempunyai industri rumahan, dengan memiliki pendapatan, perempuan dapat membebaskan diri dari ketergantungan, lebih mampu mengambil keputusan atas kepentingan terbaik perempuan dan anak serta meminimalisasi kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Suhatri Bur targetkan satu nagari minimal satu kelompok PEKKA yang memiliki usaha rumahan, sehingga terwujudnya perempuan – perempuan tangguh dan mandiri dalam membina rumah tangga yang sejahtera.

“Saat ini telah ada komitmen bersama antara kepala daerah dengan unsur forkopimda dalam hal ini diwakili oleh Ketua DPRD dalam hal percepatan pelaksanaan dan mempromosikan Pengarusutmaan Gender (PUG) dalam Perencanaan dan Penganggaran Program dan Kegiatan di Kabupaten Padangpariaman,” ujarnya.

Hal ini katanya, tertuang dalam Dokumen Perencanaan Teknokratik RPJMD 2021-2026 yang telah disusun sebagai cikal bakal dari Dokumen RPJMD 2021-2026 nantinya.

Pada tataran kebijakan Kabupaten Padangpariaman telah memiliki beberapa regulasi tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak segala regulasi terkait telah dipublikasikan dalam Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) pada Website Pemerintah Kabupaten Padangpariaman yang bisa diakses melalui website : padangpariamankab.go.id.

Sehingga dapat diakses dan diketahui oleh masyarakat. Hal ini wujud dari transparansi Pemerintah Daerah di era globalisasi saat ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan Padangpariaman juga telah memiliki rencana aksi daerah yang dikeluarkan oleh pihak Propinsi Sumatera Barat yang telah ditetapkan dengan Surat Edaran Bupati Padangpariaman tentang pedoman pelaksanaan randa PUG bagi semua OPD setiap tahun dan itu bersifat mengikat dan wajib dilaksanakan oleh seluruh perangkat daerah yang Implementasinya di nilai oleh tim driver PPRG Propinsi Sumatera Barat melalui situs serambi.ksp.go.id.

Sebagai alat Kontrol dalam pecapaian target kegiatan Impelemtasi pengarusutamaan gender, telah disusun agenda kerja kelompok kerja PUG yang berisikan kegiatan dan perangkat daerah yang bertanggungjwab terhadap kegiatan dimaksud dilengkapi dengan jadwal pelaksanaan selama 1 tahun.

Promosi dan advokasi pengarusutamaan gender dilakukan melalui media promosi seperti banner/spanduk /leaflet/ brosur/ media promosi lainnya. Untuk menimbulkan dan meningkatkan motivasi dilingkungan perangkat daerah dalam implementasi PUG maka dilakukan penilaian perangkat daerah terbaik dalam pelaksanaan PUG dengan melibatkan tim driver PPRG Kabupaten sebagai tim penilai dengan memberikan penghargaan berupa piagam bagi 4 perangkat daerah terbaik setiap tahunnya dan itu dipublikasikan melalui media informasi.

“Ada beberapa hal yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Padangpariaman yang juga bertujuan untuk menyukseskan pelaksanaan PUG di Kabupaten Padangpariaman yaitu melalui inovasi-inovasi yang dilahirkan seperti rencana daerah PUG dua tahun terakhir yakni 2019 dan 2020, Nagari Digital “Nagita” Layanan Kependudukan dan Catatan Sipil, Optimalisasi Pajak Daerah Secara Elektronik yang berkolaborasi dengan BPN dan Bank Nagari, KLINIK PPRG pada Inspektorat Daerah, Mendorong Penyusunan Regulasi-regulasi dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Nagari yang mengandung unsur PUG didalamnya, lima inovasi pada Dinsos P3A yaitu Pusat Layanan Penanganan Kemiskinan, LAPAU EMAK (Layanan Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak), Jujur Miskin Sadar Sejahtera (Jujurin Saja), Website dan Layanan Satu Data Kemiskinan berbasis NIK,” terangnya

Ia mengharapkan bahwa komitmen PUG bisa mengawal program serta memenuhi target yang ditetapkan bersama dalam mewujudkan pengarusutamaan gender (PUG) di Kabupaten Padangpariaman, dan melalui kesempatan ini juga masyarakat Kabupaten Padangpariaman bisa bermitra dengan semua perangkat daerah dalam berbagai kegiatan kedepannya, serta harapan lainnya yaitu penghargaan APE bisa juga berlabuh di Kabupaten Padangpariaman.(efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top