Close

Pedagang Sayur jadi Idola IRT tiap Pagi

LAYANI— Zul, Si pedagang sayur saat melayani pelanggan yang terdiri dari kaum ibu rumah tangga. (efa nurza/posmetro)

PARIAMAN, METRO – Bunyi terompet motornya yang khas membuat ibu-ibu komplek atau lokasi yang didatanginya keluar dari rumah masing-masing. Kedatangannya selalu ditunggu oleh ibu-ibu dari pagi sampai siang menjelang.

Beliau adalah Zulbakri (Zul) seorang Pedagang sayur keliling yang menjadi idola dari ibu-ibu komplek setiap harinya, karena kedatangan beliau memang sangat dibutuhkan sekali apalagi di bulan suci Ramadhan ini.

Bapak dari sepasang anak ini, kemarin, mengatakan sudah dua setengah tahun beliau berjualan sayur keliling untuk menafkahi keluarga kecilnya, dan Alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan.

”Sebelum saya berjualan sayur keliling ini sudah banyak jenis usaha yang saya lakukan tapi semuanya tidak sesuai dengan keinginan saya, dan akhirnya setelah menikah saya coba untuk berjualan sayur keliling ini, Alhamdulillah sepertinya rezeki saya memang diusaha ini,” ujar lelaki tamatan SLTP tahun 2004 ini.

Kakak dari tiga saudara perempuan ini juga mengatakan dahulu dirinya memulai usaha ini dengan modal Rp. 5.000.000,- sudah termasuk gerobak motor dan barang dagangan untuk di jual”.

”Hari biasa hasil jual beli saya berkisar Rp.800.000,- sampai Rp.1.000.000,- dengan keuntungan bersih sebanyak Rp.100.000,- sampai Rp.200.000,- , tapi di bulan puasa ini penghasilan saya menurun menjadi Rp.600.000,- sampai dengan Rp. 700.000,- setiap harinya dengan keuntungan bersih sebanyak Rp. 50.000,” jelasnya.

Tapi semua itu beliau syukuri karena semua rezeki beliau Tuhan yang mengatur, beliau tetap menjalaninya dengan penuh semangat demi anak istrinya. Setiap harinya beliau selalu berangkat kepasar sesudah shalat Subuh untuk berbelanja keperluan dagangannya setelah itu barulah beliau mulai berjualan hingga pukul 16.00 WIB.

Epi seorang ibu rumah tangga mengatakan sangat terbantu sekali dengan adanya tukang sayur keliling ini sehingga dia tidak susah-susah untuk belanja ke pasar ataupun ke warung yang agak jauh dari rumahnya untuk membeli bahan makanan yang akan dimasaknya.

Zul berharap agar dia bisa jualan seperti ini terus karena inilah rezeki yang cocok buat usahanya, kalau bisa pelanggan semakin bertambah, jual beli lancar dan usahanya semakin berkembang. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top