Menu

Pedagang Ngaku Dipaksa Lakukan Tes Swab, Disdag: Hanya sekadar Anjuran

  Dibaca : 1309 kali
Pedagang Ngaku Dipaksa Lakukan Tes Swab, Disdag: Hanya sekadar Anjuran
ILUSTRASI-Tes Swab

PASAR RAYA, METRO
Keluhan disampaikan oleh sejumlah perwakilan pedagang Pasar Raya Padang. Mereka mengaku dipaksa agar melakukan tes swab yang dilaksanakan di pelataran Blok III Pasar Raya Padang.

“Kami dipaksa ikut tes. Kalau tidak ikut dan tak ada surat telah mengikuti tes swab, tidak diizinkan berjualan,” ujar Ketua Pedagang Jalan Sandang Pangan, Akmal (45), Rabu (10/6).

Ia menilai, Dinas Perdagangan (Disdag) perlu mensosialisasikan lagi, apakah tes swab itu wajib bagi semua pedagang. Apakah benar sanksinya tak boleh berjualan lagi di pasar. “Apa itu termasuk dalam aturan Perwakonya.

Kami ingin tahu. Karena ada pemaksaan dan intimidasi dari petugas terhadap pedagang kami,” sebut Akmal.

Pedagang lainnya, Masni (46) mengatakan, dua hari belakangan banyak pedagang terpaksa meninggalkan pasar gara-gara adanya desakan dari sejumlah petugas agar pedagang melakukan tes swab. “Kami terpaksa percepat pulang walaupun walaupun dagangan belum habis, dari pada disuruh tes swab,” sebut Masni.

Menurutnya, tes swab tak harus diikuti semua pedagang. Sebab mereka merasa baik-baik saja. Apalagi saat ini, pedagang rata-rata memakai masker. “Kami selalu pakai masker. Rajin pula cuci tangan. Mengapa dipaksa tes corona,” tandas Masni.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andre Almagar mengatakan, tak ada paksaan bagi pedagang untuk mengikuti tes swab yang digelar di Pasar Raya sejak Senin (8/6). Menurutnya, yang ada adalah sekeadar anjuran saja.

“Kami hanya menganjurkan agar pedagang melakukan tes swab. Biar bisa cepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Pasar Raya ini. Mungkin ini masalah penyampaian saja oleh petugas di lapangan kepada pedagang,” terang Andre.

Buktinya sampai saat ini, kata Andre, tak ada satupun pedagang yang diminta tutup atau tidak boleh berjualan di pasar. Semuanya boleh berjualan. Kecuali yang memang positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi, pengobatan atau karantina.

“Sampai sekarang angka yang positif dari klaster Pasar Raya masih terus bertambah. Kami sangat menganjurkan sekali. Ini demi kebaikan kita bersama,” tandas Andre.

Partisipasi Cukup Tinggi
Selama tiga hari ini, kata dia, partisipasi pedagang untuk melakukan tes swab cukup tinggi. Pada Senin lalu (8/6), jumlahnya sebanyak 73 orang. Sementara Selasa (9/6) sebanyak 103 orang dan Rabu (10/6) sebanyak 105 orang. Masih ada dua hari lagi yakni Kamis dan Jumat (11-12/6) untuk pedagang melakukan tes swab gratis.

“Intinya, kita mengimbau agar sebanyak banyaknya pedagang ikut tes swab ini agar klaster Pasar Raya bisa diputus,” kata dia.

Andre juga mengucapkan terima kasih pada pedagang yang telah berpartisipasi melakukan tes swab. Ia juga mengimbau semua ketua-ketua pedagang agar ikut mensosialisasikan tentang pentingnya tes swab ini demi kebaikan bersama. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional