Menu

Pedagang Memilih Tetap Bertahan, Pemko Gagal Tertibkan Pasar Raya

  Dibaca : 522 kali
Pedagang Memilih Tetap Bertahan, Pemko Gagal Tertibkan Pasar Raya
MEMILIH BERTAHAN— Di sepanjang Jalan Sandang Pangan, Pasar Raya Padang, masih ditemui sejumlah pedagang yang berjualan. Pedagang beralasan, lebih memilih bertahan berjualan di Jalan Sandang Pangan karena pembeli lebih ramai.

PASAR RAYA, METRO – Penertiban besar-besaran yang dilalukan Dinas Perdagangan di Pasar Raya Padang, khususnya di Jalan Sandang Pangan dan jalan Pasar Raya Barat, ternyata tak berhasil. Pantauan POSMETRO, Senin (26/11), pedagang masih menempati badan jalan dan menggelar dagangannnya di sana.

Sementara itu, sejumlah los atau petak batu di Blok II dan III, hingga basement kedua bangunan tersebut, tak berisi. Bahkan ada pula yang kosong melompong.

Jalan Sandang Padang masih digunakan untuk berjualan. Jalan itu dibagi dua dengan pembatas road barier berwarna orange. Di satu sisi digunakan tempat pedagang berjualan. Sementara di sisi lainnya sebagai jalur angkot.

Namun kondisi dua jalur itu hanya sampai samping depan bangunan Blok I. Di simpang itu, angkot berbelok ke kanan menuju terminal sementara yang ada di samping kantor Balai Kota lama.

Aktifitas jual beli di sepanjang Jalan Sandang Pangan itu ramai sekali. Para pedagang berjualan berbagai jenis kebutuhan harian. Seperti buah, cabai, berbagai sayuran, barang barang pecah belah, baju bekas serta ikan kering.

“Di sini orang ramai beli. Kalau di atas kan dak ada orang. Siapa pula yang mau naik ke atas,” tutur Dewi (34), salah seorang pedagang kepada koran ini.

Ia berharap kondisi ini dibiarkan saja. Sebab pembeli dan pedagang sudah sama-sama senang. Selain itu akses kendaraan juga tak terhambat. “Mobil kan masih bisa lewat. Jadi tidak menganggu,” ujarnya.

Hal senada juga diakui Ketua Ikatan Pedagang Kecil (IPK) Pasar Raya Padang, Ramli. Ia mengatakan, sebelumnya Dinas Perdagangan telah melakukan penertiban. Tapi belum ada tercapai kesepakatan juga dengan pedagang.

Hingga saat ini sebut Ramli, hampir semua pedagang tak mau pindah ke Blok II atau Blok III. Hal itu karena mereka tak berjual beli di sana. “Sudah banyak pedagang kami yang mencoba naik ke Blok II dan III. Tapi mereka tak berjual beli. Makanya mereka turun lagi,” ujar Ramli.

Ia berharap, Jalan Sandang Pangan tetap difungsikan untuk jualan sekaligus untuk jalur angkot tembus ke Jalan Pasar baru. Sampai saat ini sebut dia, angkot baru sampai samping depan blok I dan kemudian berbelok ke arah terminal sementara.

Idealnya, sebut Ramli, angkot masuk dari gerbang Jalan Sandang Pangan dan keluar di Jalan Pasar Baru. Sementara pedagang ditata di sisi kiri dan kanan jalan. “Kalau angkot sampai ke Jalan Pasar Baru, kami sangat setuju, biar kami yang turun melakukan penataan. Pedagang akan kami tata di sisi kiri dan kanan jalan dengan pembatas yang jelas,” ungkap Ramli.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal mengatakan, bahwa pihaknya akan menertibkan sejumlah titik di Pasar Raya. Tahap pertama penertiban dilakukan di Jalan Sandang Pangan. Semua pedagang selama ini berjualan di sepanjang jalan tersebut akan dimasukan ke basement dan lantai II Blok II Pasar Raya Padang.

Bagi pedagang pemilik kios atau petak batu di Blok II diminta untuk sesegera mungkin menempati tempatnya. Jika tidak, kios atau petak batu itu akan diambil alih oleh Dinas Perdagangan untuk diserahkan kepada pedagang lain yang membutuhkan.

Tak hanya itu, Endrizal juga menyatakan bahwa semua kios-kios yang ada dipinggir Simpang Kandang hingga Simpang Mulia, juga akan dirapikan. Setelah selesai penertiban di Jalan Sandang Pangan dan Jalan Pasar Baru, Dinas Perdagangan akan merapikan kawasan Jalan Permindo dengan batas waktu berdagang.

Begitu juga dengan PKL pakaian dan pernak pernik yang ada di sepanjang Jalan Pasar Raya (depan Kopas, Blok A), mereka juga akan ditata kembali dengan menetapkan waktu berdagang.

Penertiban juga akan dilakukan terhadap di seputar bundaran Air Mancur. Pedagang yang ada di kawasan itu akan dipindahkan ke lokasi kapal kuliner di depan Masjid Taqwa. Selain itu, semua pedagang buah akan dipindahkan ke samping SPR (kiri kanan). Sementara pedagang yang ada di depan Fase VII juga akan dirapikan dan diberi paying-payung. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional