Menu

Pedagang Es 3x Cabuli Putri Tiri

  Dibaca : 377 kali
Pedagang Es 3x Cabuli Putri Tiri
CABUL— Pelaku S (55) diamankan jajaran Satreskrim Polres Payakumbuh atas kasus pencabulan terhadap anak tiri.

PAYAKUMBUH, METRO
Tak gairah dengan sang istri, seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es keliling ini malah tega memperkosa putri tirinya hingga tiga kali. Agar aksinya tak ketahuan, pelaku menyumpal mulut korban dan mengunci pintu serta jendela kamar.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban Bunga (nama samaran) yang masih berusia 15 tahun, pelaku berinisial S (55) selanjutnya mengancam korban agar tidak menceritakan kepada siapapun dan membujuk korban dengan memberikan uang Rp 20 ribu untuk membeli paket internet.

Namun, korban yang tak tahan lagi dengan perbuatan ayah tirinya itu, kemudian memberanikan diri untuk menceritakan apa yang telah dialaminya kepada sang ibu. Kontan saja, sang ibu yang tak terima anaknya diperkosa, langsung melapor ke Polres Payakumbuh hingga pelaku S ditangkap.

Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, melalui Kasat Reskrim AKP M Rosidi mengatakan, pelaku ditangkap saat sedang tidur di dalam rumahnya di Kawasan Payakumbuh Barat, Kota Payakkumbuh, Senin (8/3). Penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan tentang pencabulan terhadap anak di bawah umur.

”Peristiwa bejat yang menimpa korban terakhir kalinya pada Sabtu pagi (28/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika itu, kondisi rumah dalam keadaan sepi, dimana ibu korban sedang berada di luar rumah untuk bekerja. Sehingga, pelaku dengan leluasa melampiaskan aksi cabulnya di dalam kamar tidur anak tirinya,” kata AKP M Rosidi, Kamisn (11/3).

Dijelaskan AKP M Rosidi, kronologi pencabulan berawal ketika korban masih tidur di dalam kamar. Kemudian S, masuk ke dalam kamar Bunga dalam keadaan nyaris tanpa busana, lalu mengunci seluruh pintu dan jendela kamar, kemudian pelaku yang sudah dikuasai nafsu bejatnya, langsung beraksi.

”Tidak hanya itu, agar anak tirinya tidak menjerit pelaku menyumpal mulut Bunga dengan menggunakan telapak tangannya. Ketika Bunga tidak bisa berkutik dan brontak atas perlakuan ayah tirinya itu. Sehingga pelaku dengan leluasa melakukan aksi cabulnya kepada anak tirinya yang seharusnya ia jaga,” ungkap AKP M Rosidi.

Setelah berhasil melampiaskan hasrat birahi cabulnya kepada anak tirinya, pelaku kemudian memberi Bunga uang sebesar Rp20 ribuuntuk membeli paket internet sambil mengeluarkan nada ancaman akan memukuli korban jika sempat menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibu korban ataupun kepada oranglain.

”Atas kejadian itu korban mengalami trauma dan ketakutan. Tidak senang dengan perlakukan ayah tirinya, kemudian Pelapor dan Korban datang dan melaporkan kejadian ini ke Ruang SPK Terpadu Polres Payakumbuh untuk pengusutan selanjutnya secara hukum yang berlaku,” sebut AKP M Rodisi.

Kepada penyidik satreskrim Polres Payakumbuh, pelaku mengaku khilaf atas perbuatannya telah mencabuli anak tirinya, meski sudah tiga kali melakukan aksinya. “Saya khilaf pak, ini sudah tiga kali pak,” ungkapnya menyesal atas perbuatannya dan mengakui aksi bejatnya dilakukan saat istrinya sedang keluar untuk bekerja.

Dia juga mengakui usai menjalankan aksi bejatnya, sempat memberikan uang kepada korban untuk membeli paket internet. “Karena saya sudah melakukan beberapa kali, sehingga Bunga tidak tahan dan bercerita kepada ibunya,” tutur S. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional