Menu

Pedagang Ayam Pasar Raya Padang Keluhkan Krisis Air Bersih

  Dibaca : 94 kali
Pedagang Ayam Pasar Raya Padang Keluhkan Krisis Air Bersih
TANGKI AIR MINI— Untuk menunjang pasokan air, petugas Dinas Perdagangan terpaksa membawa tangki air mini ke los ayam lantai 2 Blok 1 Pasar Raya Padang, Rabu (16/12).

PADANG, METRO
Pedagang ayam di Pasarraya Padang mengeluhkan minimnya pasokan air bersih di Pasarraya Padang, khususnya los ayam di lantai 2 blok 1. Akibatnya, pedagang kesulitan melakukan pembersihan sisa-sisa berjualan.

Perwakilan pedagang ayam yang juga bendahara koperasi pedagang dan peternak ayam Kota Padang, Edi Prima mengatakan selama ini pedagang sudah cukup lama mengalami krisis air bersih. Air hanya hidup sekitar setengah jam saya setiap harinya.

Setelah itu tidak hidup lagi, Kalaupun hidup, debit yang mengalir dari kran sangat kecil. Akibatnya pedagang kesulitan melakukan pembersihan sisa-sisa berdagang. Apalagi darah ayam. Ia berharap dinas perdagang memikirkan agar pedagang bisa mendapatkan pasokan air yang cukup setiap hari.

Ketua Pedagang Ayam, Indra Kasman mengatakan untuk memenuhi pasokan air bersih, Dinas Perdagangan pelru membuat bak penampungan. Sehingga pada saat air mengalir deras, bisa ditampung. “Kalau bisa buatkan bak penampungan agar pasokan air mencukupi,” tandasnya.

Rabu (16/12), ratusan pedagang ayam ini bahu-membahu dengan petugas kebersihan dinas perdagangan melakukan pembersihan lokasi yang berada di lantai 2 blok 1 Pasar Raya Padang itu. Tokoh pedagang ayam Pasarraya Padang, Edi Prima mengatakan goro tersebut bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang nyaman. Disamping itu juga dalam rangka meminimalisir penularan covid 19 di kawasan itu. “Walaupun saat ini kasus covid 19 tak ada di los ayam, tapi kita berupaya agar lingkungan ini tetap bersih dan nyaman,” sebut Edi Prima.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar mengatakan pihaknya akan berusaha mencari solusi agar keluhan pedagang bisa diatasi. Selama ini, kata dia, sumber air berasal dari sumur yang dibuat. “Nanti kita carikan solusinya bagaimana pasokan air bisa lancar,” kata Andree.

Namun, ia berharap agar pedagang ayam selalu menjaga kebersihan. Terutama bulu-bulu ayam. Jangan sampai masuk kesaluran drainase. Karena itu akan menyebabkan saluran tersumbat. “Saluran baru kita perbaiki. Makanya pedagang harus menjaga kebersihan,” tandasnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional