Menu

PE Tahun Pertama tak Capai 7 Persen, Epyardi Asda Siap Mundur jadi Gubernur

  Dibaca : 222 kali
PE Tahun Pertama tak Capai 7 Persen, Epyardi Asda Siap Mundur jadi Gubernur
Wakil Ketua DPP PAN Epyardi Asda menggelar diskusi dengan sejumlah elemen terkait pembangunan Sumbar ke depan.

PADANG, METRO–Meski belum memastikan diri maju atau tidak dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar 2020, Wakil Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Epyardi Asda yakin bisa membuat pertumbuhan ekonomi (PE) Sumbar di atas 7 persen. Bahkan, andai tak tercapa di tahun pertamanya sebagai Gubernur, dia siap mundur.

Hal itu disampaikan anggota DPR RI asal Sumbar tiga periode (2004-2009, 2009-2014, 2014-2019) itu dalam petemuan dengan sejumlah tokoh di Rumah Makan Lamun Ombak (LO) Padang, Selasa (7/1) siang. Pertemuan dihadiri Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso, Wakil Rektor UNP Syahrial Bakhtiar, Wakil Rektor III UNP Ardipal, dosen Unand Feri Helius, mahasiswa, dan Ketua Kadin Sumbar dua periode Asnawi Bahar.

Epyardi mengatakan sedang mempertimbangkan akan memilih maju di Pilbup Solok atau Pilgub. Namun, sebutnya, jika tidak jadi maju di Pilgub, Sumbar butuh pemimpin yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Baginya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumbar dari 5,16 persen menjadi 7 persen, tak lah begitu berat amat.

“Jangankan 7 persen, 10 persen bisa terwujud. Saya garansi jika saya gubernur Sumbar, dalam satu tahun tak naik pertumbuhan ekonomi Sumbar menjadi 7 persen, saya siap mundur ,” tegas Epyardi.

Keyakinan Epyardi itu disampaikanya, karena dia mengaku begitu paham akan kebutuhan Sumbar hari ini dan kedepan. Epyardi juga mengetahui potensi sumber daya alam (SDA)Sumbar. Ditambah lagi dengan pengalaman dan jaringan tiga periode sebagai anggota DPR RI.“Jujur dan harus kita akui, orang Minang itu Pedagang, faktanya si Minang belum kuasai perdagangan baik di Sumbar sendiri maupun di Indonesia. Tak usah dijawab silahkan renungkan, angka 7 persen itu tak berat menggapainya,” ujar Epyardi.

Epiyardi dengan style menusuknya tegas mengatakan tujuh persen Pertumbuhan ekonomi Sumbar gampang, kalau tidak salah dalam memimpin. “Pemimpin yang tepat tujuh persen tu gampang sangat karena individu minang itu pedagang,” ujarnya Epyardi.

Di sisi lain, Epyardi Asda klaim dapatkan dukungan dari banyak pihak untuk maju di Pemilihan Gubernur Sumbar dan Pilkada Solok. “Namun, sampai hari ini saya belum menentukan apakah maju di Pilkada Solok atau Pilgub Sumbar,”

Ekonomi Sumbar, ditambahkan Asnawi Bahar, lima tahun terakhir stagnan di angka 5,16 persen. Persoalannya, tidak ada terobosan pemimpin dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi. “Sumbar itu hanya punya tiga sektor yaitu perikanan, pertanian, dan pariwisata. Tiga sektor itu harus dipikirkan matang untuk menggenjotnya,” ujar Asnawi.

Epyardi mengamini pandangan tersebut. Ia mengatakan masyarakat Minang bermental pengusaha. Namun, sampai hari ini, kelas dagang masyarakat Minang belum naik kelas.”Ini yang harus didorong. Peran pemimpin untuk menstimulus dan memberikan kemudahan untuk masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, sebutnya, Sumbar cocok dipimpin oleh pengusaha. Ia yakin mampu memenuhinya karena porto folio pernah menjadi anggota DPR RI tiga periode dan pengusaha aktif sampai hari ini. Epyardi optimis mampu membawa Sumbar kepada kemajuan dengan pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional