Menu

PDAM Nihil, Warga Pakai Air Sumur Kotor

  Dibaca : 1234 kali
PDAM Nihil, Warga Pakai Air Sumur Kotor
Sumur keruh

ilustrasi

PARAKKARAKAH, METRO–Warga Puri Filano Asri Kubu Marapalam, Parakkarakah sudah lama merindukan pelayanan PDAM. Sampai saat ini, warga di sana masih memakai air sumur berwarna kuning untuk kegiatan mandi dan mencuci.

Uci (40), salah seorang warga mengatakan, kompleks perumahan sudah berdiri sejak 15 tahun lalu. Namun, sampai saat ini jaringan air PDAM belum ada. Sementara, di sisi lain, kompleks perumahan yang berdampingan dengan Puri Filano Asri sudah dilayani PDAM. Padahal kompleks yang bersangkutan baru saja berdiri.

”Kami sudah 15 tahun di sini belum juga ada air PDAM masuk ke rumah-rumah. Sementara warga di kompleks lain sudah memakai PDAM,” kata Uci, kepada POSMETRO, Kamis (10/9).

Sebelumnya, dia telah mendatangi PDAM Padang namun tak bisa juga. Alasannya, sebelumnya sudah pernah diusulkan. Tapi warga setempat menolak. ”Kata orang PDAM dulu di kompleks saya itu ada warga yang menolak. Makanya sekarang tidak bisa masuk jaringan PDAM,” kata Uci.

Dia berharap PDAM bisa segera memasang saluran air dan memfasilitasi warga mendapatkan layanan air bersih. Karena saat ini warga hanya memakai sumur bor dengan kondisi air tak layak konsumsi karena berwarna kuning. Untuk air minum warga sangat bergantung pada air isi ulang.

Humas PDAM Padang Richi mengatakan, ada dua cara dalam pemasangan jaringan pipa tersier ke kompleks perumahan. Yakni, pengajuan dari warga secara kolektif atau pemasangan jaringan dengan memakai anggaran PDAM.

Warga diminta secara kolektif mengajukan permohonan pemasangan jaringan (pipa tersier) kepada PDAM. Selanjutnya, permohonan itu akan diproses dan petugas melakukan survei. Tim teknis PDAM bisa langsung melakukan pemasangan pipa dengan biaya ditanggung secara bersama-sama oleh warga.

Namun, cara lainnya, kata Richi, bisa melalui penganggaran dari PDAM. Warga terlebih dahulu diminta mengajukan permohonan pemasangan pipa ke PDAM. Kemudian, tim melakukan survei. Jika memungkinkan dari segi anggaran, usulan tersebut dimasukkan dalam program di PDAM di tahun berikutnya.

”Anggaran PDAM terbatas, jika ada programnya tentu akan diakomodir di tahun 2016,” sebutnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional