Menu

PDAM Belum Mampu Gratiskan Tagihan

  Dibaca : 479 kali
PDAM Belum Mampu Gratiskan Tagihan
TAGIHAN— Direktur PDAM Tirta Saribu Sungai Solsel, Ridwan memberikan keterangan terkait penggratisan PDAM akibat dampak Covid-19.

SOLSEL, METRO
Akibat penyebaran virus Covid-19, pemerintah telah banyak memberikan kemudahan, seperti tagihanlistrik dan penundaan pinjaman bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Untuk Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) belum bisa menggratiskan atau penundaan tagihan.

“Menghadapi Covid-19, hingga saat ini kami masih menagih tagihan dari pelanggan, karena kami belum mampu untuk menggratiskan atau memberikan penundaan,” ujar Direktur PDAM Tirta Saribu Sungai, Solsel, Ridwan, Rabu (15/4).

Dikatakan Ridwan, penggratisan tagihan atau penundaan bagi pelanggan, perusahaan belum mampu mengingat keuangan perusahaan yang masih belum maksimal. Selai itu, untuk penundaan pembayaran tentu ada keputusan dari Kuasa Pemegang Saham (KPM) PDAM Tirta Saribu Sungai.”Ini akan kami bicarakan, karena keputusan ada di KPM,” ujar Ridwan.

Terkait menghadapi bulan suci Ramadhan, pasakan air dari PDAM ke pelanggan dipastikan aman. Hal ini mengingat keberadaan sumber air yang ada cukup mendukung. “Selama Ramadhan, kami pastikan pasokan air ke pelanggan dipastikan aman, hal ini jika tidak terjadi hujan atau bencana. Dimana jika hujan, maka pasokan akan terhenti akibat bak intake masih belum maksimal,”sebut Ridwan.

Dijelaskan, selain itu, daerah Solsel juga rawan bencana, hal ini melihat topografi daerah. Ada beberapa sumber air yang dimiliki berasal dari sungai. Jika curah hujan tinggi, tentunya akan berpengaruh terhadap pasokan.

Untuk itu, kami dari PDAM Tirta Saribu Sungai, antisipasi ketersedian air pada bulan Ramadhan, warga yang tidak terpenuhi airnya, akan diantar oleh tangki PDAM dan biayanya gratis. “Pasokan air pelanggan yang terganggu saat Ramadhan, kami mengatasinya dengan memasok memakai tangki langsung kerumah-rumah. Ini tidak dipungut biaya,”jelas Ridwan.

Menurutnya, agar pasokan air ke pelanggan tidak terganggu, hal yang dilakukan adalah pembersihan semua sumber dan melakukan perbaikan jaringan. ”Ada 5 sumber air perlu perbaikan, dan ini memiliki pelanggan cukup banyak. Lima sumber itu adalah,  sumber air di Sungai manau, Sungai Cangkau, Seberang Suliti, Golden Arm dan Sungai Pandan Abai,” kata Ridwan.

Dia menyebutkan, sumber air untuk Tirta Saribu Sungai memiliki jumlah total sumber air sebanyak 16 sumber yang tersebar untuk mengisi sekitar 12.000 pelanggan. “Kami memiliki sekitar 12 ribu pelanggan aktif, untuk memenuhi pasokan ke pelanggan ini kami telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi Ra madhan,”kata Ridwan. (afr)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional