Menu

PBM Tatap Muka Terbatas di Paya­kum­buh, Siswa Berharap Bisa Digelar secara Penuh

  Dibaca : 93 kali
PBM Tatap Muka Terbatas di Paya­kum­buh, Siswa Berharap Bisa Digelar secara Penuh
UKUR SUHU— Majelis guru mengukur suhu siswaa yang akan melakukan belajar tatap muka terbatas di sekolah.

SUKARNOHATTA, METRO–Proses Belajar Me­ngajar (PBM) yang digelar secara Tatap Muka Ter­batas sejak beberapa hari terakhir disambut baik sekolah SLTP di Paya­kum­buh. Pihak sekolah ter­masuk pelajar terlihat an­tu­sias mengikuti Pem­be­lajaran, meski harus mene­rapkan Protokol Ke­se­ha­tan  secara ketat, terutama penggunaan Mas­ker.

Meski PBM Tatap Mu­ka Terbatas telah digelar, Pihak Sekolah dan Pelajar berharap agar Proses Be­lajar Mengajar secara penuh bisa segera digelar, tidak ada lagi pembatasan jumlah pelajar di kelas, sehingga lebih maksimal.

Hal tersebut diungkap­kan Kepala SMP N 9 Paya­kumbuh, Syafrida, Selasa (24/8). Menurutnya, de­ngan telah digelarnya PBM Tatap Muka secara terba­tas, mem­berikan sema­ngat ba­gi para guru dan pelajar dalam belajar, sebab de­ngan PBM Tatap Muka, materi yang disam­paikan lebih mudah dise­rap dan interaksi antara pelajar dan guru berjalan lebih baik.

“Alhamdulillah, sejak beberapa hari terakhir sekolah kita (SMP N 9.red) telah menggelar PBM Ta­tap Muka secara terbatas bersama sejumlah se­kolah lainnya. Pelajar dan Guru terlihat antusias mengikuti Pembelajaran, hal tersebut terlihat dari tingkat kehadiran pelajar kesekolah,” ucapnya.

Syafrida juga ber­ha­rap kasus Positif Covid-19 di Payakumbuh bisa terus turun, sehingga PBM Tatap Muka kedepannya bisa digelar secara penuh tan­pa adanya pembatasan pelajar yang mengikuti PBM Tatap Muka di kelas.

“ Semoga kedepannya pembelajaran Tatap Muka bisa digelar secara penuh dengan tidak adanya pem­batasan jumlah siswa di kelas. Kami siap untuk melakukan pengawasan PROKES disekolah agar hal tersebut bisa ter­wu­jud,” jelasnya.

Harapan yang sama juga diungkap salah se­orang Pelajar SMP N 9 Payakumbuh, Nabil. Ia mengaku menyambut ba­ik PBM Tatap Muka yang telah diperbolehkan dige­lar di Payakumbuh. Ia juga berharap kedepannya ti­dak ada lagi pembatasan jumlah pelajar di kelas.  “ Tentu sangat senang de­ngan telah dibolehkan sekolah tatap muka. Se­moga kedepannya bisa digelar secara penuh / tidak ada batasan pelajar di kelas,” ucapnya.

Sementara Kepala SMP­N 10 Payakumbuh, Tri Kasmiarti menyebutkan bahwa sebelum diizin­kannya PBM Tatap Muka oleh Pemerintah, pihak sekolah untuk menyiap­kan banyak hal, sehingga mendapatkan izin belajar.

“ Iya, kita menyiapkan sejumlah hal sesuai per­syaratan agar PBM Tatap muka bisa digelar. Dianta­ranya, seluruh guru harus di vaksin, penyediaan tempat cuci tangan di­sekolah, masker dan lain­nya,” tuturnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional