Menu

Payudara Baby Sitter ‘Dibegal’ Pria Berhelm

  Dibaca : 975 kali
Payudara Baby Sitter ‘Dibegal’ Pria Berhelm
BEGAL PAYUDARA— Tangkapan layar video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor mengenakan helm nekat memeluk wanita yang sedang membawa anak majikan pakai kereta dorong.

PADANG, METRO
Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) atau baby sitter menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pengendara sepeda motor tak dikenal ketika sedang berjalan kaki sambil membawa anak majikannya dengan kereta dorong di Komplek Cluster Griya Utama Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

Bahkan, aksi begal payudara itu terekam kamera CCTV yang terpasang di salah satu rumah warga di dekat lokasi kejadian. Rekaman video berdurasi 35 detik yang berasal dari CCTV itupun pertama kali di-posting akun bernama @merry_ie_make_up yang kemudian dibagikan ulang oleh beberapa akun Instagram lainnya, pada Kamis (13/8).

Dari postingan itu, ditulis aksi pelecehan seksual itu terjadi di Komplek Cluster Griya Utama Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). “Tadi pagi sekitar pukul 6.52 terjadi aksi pelecehan seksual di Komplek Cluster Griya Utama Gadut (Lubuk Kilangan) Padang,” tulis akun @merry_ie_make_up dalam postingannya.

Selain itu, akun @merry_ie_make_up memposting kalau pelaku berciri ciri mengendarai motor Honda Vario hitam BA 5460 QC/QG Pakai jaket hitam, helem hitam dan masker. “Tolong bantu dong teman teman biar pelaku nya cepat di tangkap dan jika ada yang mengenali segera lapor ke Polsek Luki, agar tidak ada korban yang lain,” tambahnya.

Dari rekaman CCTV itu, terlihat seorang perempuan sedang berjalan sembari membawa balita yang didorong dengan kereta. Kemudian, seorang pria yang mengendarai sepeda motor datang dari arah berlawanan. Pria tersebut mendekat dan sempat berhenti di samping perempuan itu. Namun, perempuan tak acuh dan tetap berjalan sambil mendorong kereta balita. Dari rekaman CCTV, terlihat jarak sekitar satu sampai dua meter, pelaku berhenti dan turun dari sepeda motornya.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu mengejar perempuan tersebut. Dia selanjutnya memeluk perempuan dari belakang. Genggaman tangan perempuan dari kereta dorong terlepas, beruntung balita tidak terjatuh. Setelah memeluk korban, pria langsung kabur. Perempuan tersebut sempat berupaya mengambil batu untuk melemparkan pelaku. Namun pria itu keburu kabur dengan mengendarai sepeda motornya dan wanita itu langsung tertunduk.

Setelah aksi pelecehan seksual, korban berinisial RS (18) yang ada dalam video itu, ditemani kakaknya kemudian melapor ke Polsek Lubuk Kilangan. Ketika ditemui, korban menceritakan kronologis awal mula pelaku melakukan perbuatan tak senonoh terhadap dirinya yang terekam CCTV dari Pabrik Air Mineral dikawasan Komplek Cluster Griya Utama Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, yang terjadi Kamis (13/8) sekitar pukul 06.52 WIB.

“Awalnya saya pergi jalan-jalan bersama dengan bayi dan saya memang bekerja menjaga anak majikan. Kemudian pelaku datang dari arah berlawanan. Kemudian berhenti tepat di belakang dan pelaku berlari ke arah saya,” ujar RS kepada wartawan.

Ditambahkannya, pelaku langsung memeluknya dari arah belakang sehabis itu lari. Selanjutnya korban sempat melempar dengan batu, namun pelaku keburu kabur dan Ia pun terduduk di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saya sempat berteriak saat itu dan lokasi tersebut memang sepi. Tapi, tidak ada warga yang datang. Sedangkan jarak lokasi dengan rumah sekitar 50 meter,” ujar korban.

Sementara itu Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Zulkafde mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban dan sudah memintai keterangan dari korban untuk mengungkap identitas pelaku. Selain itu, pihaknya sudah memiliki remaman CCTV di lokasi.

“Kita tadi memang telah menerima informasi dan sudah viral di media sosial. Saat ini kami tengah menindaklanjuti kejadian itu serta sedang meminta keterangan dari korban. Ciri-ciri pelaku sudah kita kantongi sesuai dengan keterangan dari korban. Pelaku masih lidik,” ungkap Zulkafde. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional