Close

Payakumbuh sudah Zero Kasus PMK

POLIKO, METRO–Dua bulan pasca me­nurunnya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi di Payakumbuh hingga angka 6 kasus, Selasa (18/10), Dinas Pertanian Kota Payakumbuh menyebutkan Payakumbuh telah mencatatkan zero atau nol kasus PMK.  Terus turunnya kasus PMK hingga zero kasus itu menurut Kepala Dinas Pertanian, Depi Sas­tra, karena pihaknya bersama masyarakat terus melakukan upaya pe­nyun­tikan dan pencegahan agar kasus tidak terus bertambah, termasuk untuk terus mengedukasi peternak meningkatkan kebersihan kandang, mem­berikan makanan, vita­min dan mineral yang cukup kepada ternak.

“Dari catatan kita kasus PMK di Payakumbuh telah bisa diatasi, artinya kita sudah zero kasus. Ini tentu merupakan berita baik baik peternak maupun pedagang sapi di pa­sar,” sebut Kepala Dinas Peternakan Kota Payakumbuh, Depi Sastra, Selasa (18/10).

Depi juga menambahkan, dengan kondisi Payakumbuh yang telah zero kasus PMK, diharapkan harga pangan khususnya harga daging sapi di pasaran juga terus membaik. Apalagi di Payakumbuh tidak ada ternak yang mati akibat kasus PMK. “Kita berharap dengan kondisi zero kasus PMK ini harga daging sapi di pasaran bisa terus membaik, apalagi di Payakumbuh tidak ada ternak yang mati akibat kasus itu,” ucapnya.

Sebelumnya di Payakumbuh terdapat 274 Kasus Positif PMK pada ternak sapi di lima Kecamatan yang ada di Payakumbuh, dari tindakan/pengobatan yang dilakukan terhadap sapi yang positif lab dan gejala klinis itu jumlah kasus PMK terus mengalami penurunan hingga zero kasus. Dinas peternakan berharap peternak di Payakumbuh bisa terus memperhatikan Sanitasi kandang, tingkatkan konsumsi pakan sehingga daya tahan ternak meningkat. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top