Menu

Pasutri Sekongkol jadi Pengedar Narkoba, Puluhan Paket Sabu asal Riau Disita Polisi

  Dibaca : 1110 kali
Pasutri Sekongkol jadi Pengedar Narkoba, Puluhan Paket Sabu asal Riau Disita Polisi
PASUTRI PENGEDAR— Penyidik Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota melakukan pemeriksaan terhadap pasutri yang terlibat dalam peredaran sabu usai ditangkap.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Seorang suami harusnya menjadi imam yang baik bagi istrinya. Tapi, tidak demikian dengan pria berinisial DI (49). Ia malah bersekongkol dengan istrinya menjadi pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh dengan jaringan lintas provinsi.

Aksi keduanya menjadi pengedar narkoba jenis narkoba pun akhirnya terhenti dengan ditangkapnya sang suami DI beberapa hari sebelum akhirnya YV (38) sang istri ditangkap di rumahnya oleh Tim Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota. Dari tangan penangkapan pasangan suami istri (pasutri) itu, petugas berhasil diamankan puluhan paket sabu siap edar.

Informasi yang dihimpun, pasutri yang merupakan Warga Jorong Ketinggian, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota ini berhasil ditangkap setelah Tim Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota mendapat informasi bahwa aksi keduanya sudah dinilai dan kerap meresahkan masyarakat sekitar.

Penangkapan DI tidak bersamaan dengan istrinya YV. Sang suami DI, lebih dahulu ditangkap Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota, di pinggir Jalan di Jorong Ketinggian, bersama seorang rekannya. Bersama DI, Tim Satresnarkoba berhasil menyita narkoba sebanyak 30 Paket jenis Sabu-sabu siap edar, Satu unit sepeda motor dan uang ratusan ribu diduga hasil penjualan Narkoba.

Kepada penyidik saat menjalani pemeriksaan lanjutan di Maporles Limapuluh Kota kawasan Ketinggian, Sarilamak, Kecamatan Harau, tersangka DI menyebutkan mendapatkan barang haram itu dari pengedar di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kuat Dugaan DI, memasok narkoba jenis sabu-sabu dari seorang bandar di Pekanbaru.

Naas bagi DI, beberapa pekan usai dirinya ditangkap, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota melakukan penangkapan terhadap YV yang tidak lain merupakan istri tercintanya. Wanita berambut pendek itu ditangkap di kediamannya di Jorong Ketinggian, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota. Dari penangkapan YV, Polisi juga mengamankan belasan paket narkoba jenis sabu siap edar.

Selain menjadi pengedar, tersangka YV kepada penyidik mengaku juga sebagai pemakai narkoba. Bahkan YV menyebutkan bahwa sabu itu ia paket sendiri untuk dijual kembali kepada konsumennya di Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh.

“Memang benar kita melakukan penangkapan terhadap Pasutri karena dugaan kasus narkoba. Penangkapan pertama kali kita lakukan terhadap tersangka DI pada 6 Maret lalu, dan dari pengembangan yang kita lakukan, kita menangkap istrinya pada tanggal 25 Maret 2021 dengan belasan paket sabu kita sita dikediamannya,” sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kasat Resnarkoba, AKP Hendri Has, Senin (29/3) kepada wartawan.

Hendri Has juga menambahkan, selain belasan paket sabu, dari wanita yang merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) tersebut juga diamankan satu unit timbangan digital, sendok yang terbuat dari pipet yang diduga untuk memaket sabu sebelum dijual.

“Hingga kini pasutri tersebut masih ditahan di Sel Maporles Limapuluh Kota untuk pemeriksaan lanjutan. Selain itu, barang bukti narkoba beserta motor dan uang diduga hasil penjualan narkoba juga dibawa oleh Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota untuk dipertanggungjawabkan dihadapan hukum,” pungkasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional