Menu

Pasutri Lansia Diduga Terpapar Covid-19 Terkurung di Padang, Keluarga di Jakarta Minta Bantuan Andre Rosiade

  Dibaca : 88 kali
Pasutri Lansia Diduga Terpapar Covid-19 Terkurung di Padang, Keluarga di Jakarta Minta Bantuan Andre Rosiade
NAIKI AMBULANS— (kiri) Pasutri lansia, Tm (72) dan Sn (74) diduga terpapar Covid-19, dengan dibantu tim dari Andre Rosiade, menaiki ambulans untuk dibawa ke RSUD Rasidin. (kanan) Tim medis dari Dinas Kesehatan memeriksa kondisi kedua lansia.

TABING, METRO–Sepasang pasangan sua­mi istri lanjut usia (pasutri lansia), Tm (72) dan Sn (74) diduga terpapar Covid-19 tak bisa berbuat banyak di kedia­man­nya di Perumahan Jon­dul V, Kelurahan Parupuk Ta­bing, Kecamatan Koto­tangah, Kota Padang, Sab­tu (31/7). Pasalnya, sang suami Tm sudah tak kuat berdiri dan istri yang juga sudah tua tak bisa lagi merawatnya. Mereka tak punya anak dan keluarga juga tidak ada di Padang.

Salah seorang keme­na­kannya, Ade yang berada di Jakarta tak bisa berbuat banyak karena tersandung PPKM. Dia men­coba meng­hubungi ang­gota DPR RI Andre Ro­siade, meminta bantuan. Pasalnya, hasil tes swab antigen keduanya di­nya­ta­kan positif atau re­aktif Co­vid-19. Ade meya­kini, pa­sangan itu tak akan bisa melakukan isolasi mandiri (isoman) meng­ingat ke­duanya sudah sa­ngat tua.

“Saya mencoba meng­hubungi pak Andre Rosia­de, karena sering melihat beliau dan tim membantu di Sumbar. Ternyata, pak Andre menurunkan tim untuk memastikan kondisi pak etek dan mak etek saya itu. Kami di Jakarta semua sudah pasrah saja, bagaimana penanganan­nya. Sabtu pagi kami minta salah satu klinik melakukan swab antigen dan hasilnya positif,” kata Ade lagi.

Andre Rosiade pun me­minta timnya di Kota Pa­dang untuk datang melihat kondisi pasutri itu. Ter­nyata benar, keduanya ber­kurung diri di rumah dan suara batuk kakek Tm terdengar dari jauh. Tim pun mencoba ber­komu­nikasi melalui telepon dan Sn mengaku sehari sebe­lum­nya sudah pergi ke ru­mah sakit, tapi semuanya penuh.

“Kami sudah ke rumah sakit, katanya penuh. Lalu diminta pulang dan isolasi mandiri di rumah, karena memang diduga gejala Covid-19. Pagi tadi ada yang datang dan minta kami swab, katanya positif. Tapi, kami tidak tahu ber­buat apa. Kemenakan saya di Jakarta yang mengurus dan meminta bantuan dari anggota DPR. Obat-obatan suaminya juga tinggal un­tuk sehari saja,” kata nenek Sn yang mengaku ingin dirawat di rumah sakit, namun harus sekamar de­ngan suaminya.

Tim juga menghubungi RT setempat, Eja Basri yang langsung datang ke lokasi. Dia mengaku belum tahu kalau pasutri itu ter­kena Covid-19. Namun dia memastikan, penghuni ru­mah itu cuma dua orang dan tidak ada anak. “Kami kaget juga, darimana me­reka kena virus. Kan hanya di rumah saja. Mungkin saat ke rumah sakit atau ada tamu,” katanya.

Tim Andre Rosiade pun menghubungi Anggota Frak­si Gerindra DPRD Pa­dang Manufer Putra Fir­daus dan Dinas Kesehatan Kota Padang. “Kami kontak Dinkes Padang dan kata­nya bisa dievakuasi se­gera. Kami pun meminta pak Manufer memastikan ke­tersediaan kamar di RSUD Padang. Lalu sam­pai­lah ambulans dari Pus­kes­mas Lubukbuaya mem­bawa bapak dan ibu itu ke rumah sakit,” kata Wakil Sekretaris DPD Partai Ge­rindra Zulkifli di lokasi.

Akhirnya, dr Ilham dari Puskesmas datang men­jemput pasutri itu untuk dirawat di RSUD Padang. “Kami datang dan menge­cek dulu. Ternyata me­mang bapak itu tak bisa dirawat di Puskesmas, ha­rus di rumah sakit. Alham­dulillah, bisa dibawa ke RSUD Padang dan akan diperiksa dulu. Tentu dipas­tikan dengan tes PCR apa­kah positif atau negatif Co­vid-19. Selain penyakit ba­waan sang bapak, kemung­kinan asam lambung dan lainnya,” katanya.

Saat sudah dibawa de­ngan ambulans, tim pun me­laporkan kepada Andre Ro­siade dan keluarga pa­sutri di Jakarta. Ade, ke­menakan pasutri itu me­nye­butkan, dia menda­pat­kan pengalaman yang be­nar-benar menakjubkan hari itu. “Tidak ada rasa ingin iklan atau kampanye sedikitpun. Tapi karena benar-benar hanya ingin berbagi dan berterima ka­sih kepada pak Andre Ro­siade,” kata Andre yang ter­nyata juga menulis­kan­nya di sejumlah WA Group warga Sumbar.

Kata Ade, dia punya keluarga di Padang yang sudah tua dan hanya ting­gal berdua saja di Jondul dan positiv Covid-19. “Ber­kat pertolongan dari pak Andre Rosiade, alham­dulillah sudah dibawa ke RSUD di Padang. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih pak Andre,” katanya yang berharap pihak RSUD Pa­dang menangani keluar­ganya ini dengan baik.

Andre Rosiade me­nga­ku sangat prihatin de­ngan pa­sangan lansia yang di­duga terpapar virus ber­bahaya, tapi tidak memiliki keluarga di Padang untuk be­ro­bat ke rumah sakit atau iso­lasi mandiri. “Insya Allah, kami siap membantu warga Kota Padang dan Sumbar umumnya yang membutuh­kan. Karena itu­lah tugas dari wakil rakyat dan juga kader Partai Ge­rindra,” kata ketua DPD Par­tai Gerindra Sum­bar ini. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional