Close

Pasutri Beraksi, Susu Disimpan di Selangkang

pasutri-pencuri-us
Pasangan pasutri pencuri diamankan di kantor polisi.

PAYAKUMBUH, METRO–Berkali-kali beraksi mencuri di mini market dan berhasil “selamat” dari pengamatan karyawan, membuat pasangan suami istri (pasutri) ketagihan. Layaknya pencuri profesional, keduanya mengambil susu formula kemasan kaleng dan kotak. Biar aman, kotak susu disimpan di selangkangan si perempuan.

Akan tetapi, aksi pelaku DP (32) dan sang istri PS (44) akhirnya tersandung juga. Semua bermula dari kecurigaan pemilik mini market Dede Mart di Lurahan Tiaka Balai Nan Tuo, Kecamatan Payakumbuh TImur, Kota Payakumbuh yang mendapat laporan jumlah susu formula yang berkurang sangat drastis. Karena curiga, pemilik memasang CCTV.

Dari sanalah terungkap jika ada seorang pria dan wanita dengan mudah mengambil susu dalam bentuk kaleng dan kotak. Dimana, si wanita dengan sigap memasukkan kotak susu ke dalam selangkangannya. Dan, terlihat si wanita dengan santai berjalan keluar mini market. PS dengan mudah berjalan sambil menjepit hasil curiannya itu.

Setelah mengantongi/mengetahui identitas pelaku, karyawan dan pemilik minimarket mulai waspada. Hingga akhirnya kedua pelaku kembali datang pada Minggu (16/10) pagi untuk melancarkan aksinya. Pemilik mini market yang telah memantau gerak-gerik pasutri ini, akhirnya dengan mudah mengamankan saat mereka sedang beraksi.

Untuk melancarkan aksinya, tersangka DP yang usianya terpaut cukup jauh dari sang istri, berpura-pura sebagai pelanggan yang juga berbelanja.

”Usia diamankan dengan sejumlah hasil curian, Polisi yang mendapatkan informasi segera mengamankan kedua tersangka ke Mapolres Payakumbuh Kawasan Labuah Silang,” ungkap Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto melalui Kasat Reskrim, Iptu Wawan Dermawan.

Di hadapan penyidik, keduanya mengakui nekat melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi. Mereka juga membantah telah beraksi di tempat lain. “Kami melakukannya karena butuh uang pak. Baru kali itu kami beraksi mencuri,” ungkap DP dan istrinya saat diperiksa di Mapolres Payakumbuh.

Dalam menjalankan aksinya, keduanya sengaja berpura-pura sebagai pembeli. Bahkan mereka sengaja mengunakan mobil Suzuki Swift BA 1494 BX. Hasil curian dijual ke Pekanbaru, Riau dengan harga 50 ribu perkotak/kaleng.

Polisi tidak percaya begitu saja dengan pengakuan tersangka yang hanya melakukan pencurian di satu tempat. Polisi menduga keduanya kerap beraksi di berbagai tempat. “Dari cara mereka mencuri terlihat professional. Kita tentu tidak mudah percaya dengan pengakuan keduanya yang hanya melakukan pencurian di satu tempat. Kita menduga mereka adalah komplotan. Sebab di Payakumbuh saja mereka telah berulangkali menlakukan pencurian,” jelas Iptu Wawan didampingi didampingi Kanit Resum Ipda Syafri.

Dari keterangan korban DD kepada polisi, diketahui kedua tersangka telah melakukan pencurian sejak Minggu (9/10). Saat itu, pasutri ini berhasil mencuri 10 kotak susu. Kemudian, Rabu (12/10) tersangka kembali berhasil mengambil 20 kotak susu. Terakhir, Minggu (16/10) sebelum diamakan, tersangka telah mengambil 2 kotak susu yang disembunyikan di dalam selangkangan.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka sengaja mengincar susu formula dengan harga mahal. Meski berukuran kotak/kalang cukup besar, tersangka PS dengan mudah membawa hasil curian. Beberapa merek susu formula curian diantaranya, Child Scholl, Child Kid, Bmt, serta Merk Nutrilion.

”Hasil pemeriksaan kedua pelaku asal Kota Padang ini, juga pernah dibui karena kasus narkoba,” ungkap kasat yang mengimbau agar setiap toko dan perkantoran untuk melengkapi dengan kamera/CCTV sehingga aktivitas orang-orang yang mencurigakan dapat terpantau. (us)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top