Menu

Pasukan Kuning Goro di Objek Wisata Tiku

  Dibaca : 177 kali
Pasukan Kuning Goro di Objek Wisata Tiku
BERSIHKAN SAMPAH— Sekretaris DLH Agam Arif Restu bersama Forkopicam Tanjung Mutiara saat melakukan goro bersama untuk membersihkan sampah-sampah di Pesisir Pantai Tiku.

AGAM, METRO – Memberikan nuansa nyaman dan bersih di awal 2019, Dinas Lingkugan Hidup Agam menerjunkan pasukan kuningnya untuk membersihkan lokasi wisata pantai. Penerjunan ini dilakukan untuk menimalisir lingkungan yang selama ini dianggap kurang asri atau masih banyak tumpukan sampah berserakan di objek wisata. “Sehingga animo masyarakat untuk ikut serta dalam memerangi sampah bisa terwakili setelah kita mulai di awal tahun ini,” ungkap Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam Arif Restu, Rabu (2/1).

Usai menggelar goro bersama Foropinca Tanjung Raya Arif menuturkan, “Memasuki Tahun baru 2019, kita dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Akan berupaya menciptakan lingkungan yang asri dan bersih di setiap pelosok di Kabupaten Agam ini.

Kemudian pembersihan ini kita upayakan dulu dilokasi-lokasi objek wisata.mulai objek wisata Pantai, Danau, Bukit dan pergunungan. Setelah itu lokasi pusat kota, perkantoran dan perumahan yang ada di Agam ini. “Makanya mengingat pada awal tahun ini, kita tahu objek wisata pantai sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan lokal maupun manca negara. makanya dengan momen itu kita langsung berkordinasi pada hari Rabu itu dengan pihak Forkopinca untuk melakukan goro bersama, membersihkan sampah-sampah yang terdapat di pantai, baik di pantai itu sendiri maupun di luar pantai,agar lokasi objek wisata kita bisa memberikan nuasa tersendiri di awal tahun in.

Ia melanjutkan, upaya yang lakukan ini akan terus ditingkatkan, menginggat perkembangan wisata ini terus meningkat, maka kebersihan lingkungan harus ditingkatkan juga. Tidak itu saja diupayakan melakukan pembenahaan baik itu taman di lokasi wisata maupun taman baru.

Tidak tertutup kemungkinan akan menghadirikan taman baru di lokasi objek wisata itu. Sebab majunya objek wisata tentu di dukung lingkungan yang indah dan sejuk di pandangan mata. Kalau lokasi objek wisata tidak ada menggalami perubahan tentu wisatawan akan cepat jenuh,karena yang dilihatnya cuma pantai saja tidak ada yang lain “Apalagi pada zaman millenial sekarang masyarakat tak jarang kita temukan berselfi ria, ketika ada objek baru yang kita hadirkan di sebuah lokasi wisata tersebut, dokumentasi di lokasi wisata tidak akan dilupakan agar kenangan waktu berwisata bisa abadikan. Sebab moment-moment yang baru tersebut belum tentu bisa terwujud kembali,” ujarnya.

Arif menambahkan, di samping itu juga melakukan penanaman pohon-pohon pelindung, taman bermain di dekat pantai tersebut. Kemudian melakukan pembersihan sampah melakukan penanaman pohon. Sehingga dalam satu kegiatan hadir dua manfaat untuk lingkungan pantai yang dicintai ini.

“Sebab program menanam yang dicetuskan Bapak Bupati Agam ini masih terus kita optimalkan, baik itu di taman kota maupun di lokasi wisata. Bisa kita lihat dengan kasat mata taman-taman yang sudah mulai kita tanami pada tahun yang lalu terus tumbuh subur,bahkan generasi muda tidak jarang berserfi di taman yang sudah kita rawat selama ini,” ujarnya.

Untuk itu menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga lokasi wisata dan taman kota yang sudah terbangun tersebut. Buanglah sampah pada tempatnya, jangan biasakan membuang sampah di sembarangan tempat. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional