Close

Pastikan 2 Mahasiswi Tewas di Bukik Lampu, Satlantas Gelar Rekonstruksi

PIMPIN— Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Asril Prasetia pimpin rekonstruksi laka lantas yang mengakibatkan dua mahasiswa tewas dilindas truk.

PADANG, METRO – Paska terjadinya kecelakaan maut yang menewaskan dua mahasiswi terlindas oleh truk di  di kawasan Bukit Lampu, Jalan lintas Padang-Painan, Kelurahan Gates, Kecamatan lubeg, Minggu siang (28/10) lalu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Padang melakukan rekonstruksi kejadian.  Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polresta Padang Kompol Asril Prasetya mengatakan rekonstruksi kejadian itu dilakukan untuk menidentifikasi dan mencari bukti petunjuk lainnya sehingga penyebab pasti laka lantas ini dapat terungkap.

“Laka lantas itu terjadi ada beberapa faktor. Ada faktor lingkungan maupun faktor kelalaian. Terkait laka lantas ini, kita lakukan rekonstruksi untuk memastikan ada atau tidaknya kelalaian, sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” kata Kompol Asril yang memimpin langsung jalannya rekonstruksi.

Kompol Asril menjelaskan rekonstruksi dilakukan di lokasi kejadian dengan mencari petunjuk-petunjuk dari keterangan saksi maupun bekas-bekas yang ada di lokasi. Selain itu, pihaknya sudah memastikan kedua korban tewas akibat terlindas ban truk tangki, yang dibuktikan dengan adanya bekas darah korban pada kolong truk.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Sopir truk termasuk tiga orang pengendara sepeda motor yang saat ini masih dirawat di rumah sakit, sudah kita kunjungi ke rumah sakit sekaligus memintai keterangannya. Barang bukti tiga kendaraan yang terlibat laka lantas sudah kita amankan,” ungkap Kompol Asril.

Sebelumnya, Kecelakaan maut kembali terjadi di Kota Padang. Kali ini, dua mahasiswi yang mengendarai sepeda motor tewa dengan kondisi mengenaskan akibat tergilas oleh truk tangki di kawasan Bukit Lampu, Jalan lintas Padang-Painan, Kelurahan Gates, Kecamatan lubeg, Minggu siang (28/10) sekitar pukul 13.50 WIB.

Sebelum tergilas oleh truk tangki yang dikemudikan oleh Rinaldianto (40), kedua korban Irma Auliya (22) dan Azmita Watriani (22) warga Taratak Baru, Puluik-puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan yang mengendarai sepeda motor Satria FU BA 3941 GX ini, sempat bertabrakan dengan sepeda motor tanpa plat nomor yang datang dari arah berlawanan berbonceng tiga.

Sepeda motor tanpa plat nomor itu, dikendarai oleh Robby (15) mengalami kaki kanan luka robek, sedangkan boncengannya Fadya Ramadani (10) mengalami kaki kanan patah dan Salsabila (12) mengalami tangan luka lecet. Ketiganya dibawa ke RST Reksodiwiryo untuk mendapatkan perawatan medis.

Sedangkan, kedua mahasiswi yang meninggal dunia, usai dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Unit Laka Lantas Polresta, kemudian dievakuasi ke RSUP M. Djamil Padang. Selain itu, dua sepeda motor dan satu unit truk tangki yang terlibat laka lantas, diamankan di kantor Unit Laka Lantas.

Dari video yang beredar, terlihat kedua korban tergeletak di tengah jalan, dan sudah ditutupi mengunakan daun pisang. Darah segar dari tubuh korban terlihat juga berserakan di aspal. Kecelakaan itu juga mengakibatkan kemacetan di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu berawal ketika sepeda motor BA 3941 GX yang dikendari oleh Irma Auliya (22) yang berboncengan dengan Azmita Watriani (22) melaju dari arah selatan menuju arah utara atau dari arah Simpng TPI Bungus menuju arah Simpang Bukit Putus.

Setiba di lokasi, sepeda motor BA 3941 GX itu hendak mendahului truck tangki BA 8591 AU dengan mengambil jalur sebelah kanan. Saat sedang berada sejajar dengan truk tangki itulah, tiba-tiba sepeda motor korban bersenggolan dengan sepeda motor tanpa plat nomor yang datang dari awah berlawanan.

Saat itu juga kedua sepda motor itu terjatuh berikut dengan penumpangnya. Namu nahas, kedua mahasiswi itu terpental ke kanan ban belakang truk tangki. Keduanya pun langsung terlindas oleh ban truk tangki itu sehingga meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan tiga orang yang menggunakan sepeda motor tanpa plat nomor juga mengalami luka-luka. (rgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top