Menu

Pasien PDP Covid-19 Meningkat 

  Dibaca : 97 kali
Pasien PDP Covid-19 Meningkat 
Nuryannuwar Kepala DKK Kota Padangpanjang

PDG PANJANG, METRO
Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Padangpanjang semakin meningkat. Hal tersebut dipicu perantau yang nekat menelusup pulang kampung. Hingga, Selasa (14/4) tercatat PDP di Kota Padangpanjang menjadi 5 orang.  Dari  5 pasien PDP, 3 orang diantaranya merupakan perantau Jakarta dan 1 orang dari Bandung dan satunya warga Padangpanjang yang telah meninggal dunia pada Minggu (12/4) dengan status negatif Covid-19.

Menyikapi persoalan tersebut Pemerintah Kota Padangpanjang,  telah mengeluarkan kebijakan untuk mengkarantinakan setiap masyarakat yang baru pulang dari rantau.  Hal tersebut sebagai langkah antisipatif memastikan perantau tidak terpapar virus.  “Memastikan perantau  dari luar provinsi bebas dari covid,  dengan gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak nafas untuk dikarantina di BLK, lokasi yang telah disediakan,” ujar Nuryanuwar, juru bicara penanganan Covid-19 Padangpanjang.

Nur  mengatakan, tidak hanya  perantau yang berstataus PDP dengan gejala, pendatang dengan status OTG (Orang Tanpa Gejala) juga dianjurkan karantina di Mes BLK tersebut. Namun setelah diberi edukasi mereka memilih di rumah masing masing untuk karantina mandiri.

Itu sebabnya kenapa sampai Selasa kemarin baru ada 2 orang penghuni BLK. “Kalau ODP dengan gejala ada yang menolak untuk karantina di BLK akan kita eksekusi bersama kepolisian, sesuai anjuran Kapolri, tambah Nuryanuwar yang seharinya menjabat sebagai Kepala DKK Padangpanjang,” tegas Nuryanuwar.

Sejauh ini, Tunas Gugus PPVC Padangpanjang yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Pol PP, PMI, ORARI, Perhubungan, Kesehatan dan lainnya, belum ada kendala dalam menangani Covid-19 ini. Kondisi tersebut  tidak lepas berkat kerjasama tim PPVC di lapangan.

Dikatakan Nur, pihaknya  juga telah mempersiapkan segala sesuatu untuk menyongsong kepulangan perantau saat lebaran mendatang. “ Meskipun  sudah ada himbauan larangan “Pulang Mudik”, saat lebaran mendatang, kita juga telah menyiapkam langkah antisipasi arus mudik bulan Ramadhan,” jelas Nuryanuwar.

Nuryannuar mengatakan,  pandemi virus corona Covid-19 masih belum berakhir. Menyikapi situasi terkini, Pemerintah Kota Padangpaanjang menganjurkan setiap warga yang beraktivitas di luar rumah untuk mengenakan masker. Anjuran memakai masker juga diterapkan pada orang yang sehat, tidak terbatas bagi mereka yang merasa kurang enak badan.

Pada awal kemunculan virus corona Covid-19 di Padangpanjang, pemerintah menganjurkan pemakaian masker hanya bagi mereka yang merasa kurang sehat saja (ODP dengan gejala). Namun, mulai sekarang, bagi siapa saja baik yang sehat maupun sedang tak enak badan, sebaiknya memakai masker terutama saat bepergian pada masa pandemi virus corona seperti sekarang ini.

Kondisi terakhir, 14 April 2020, Padangpanjang nihil positif Covid-19, ODP. Dari 101 orang  82 orang sudah habis masa karantina. Sementara PDP 5 orang dengan rincian 1 orang negative dan sembuh, 2 orang isolasi rumah, 1 orang Rapid Diagnostic Test  dan RDT negatif dan isolasi rumah, dan 1 orang meninggal di RSUP M. Djamil Padang dengan hasil lab negatif covid-19. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional