Menu

Pasca Ditetapkan RSUD Rasidin jadi Karantina Covid-19, Manajemen Akui Masih Banyak Kekurangan

  Dibaca : 569 kali
Pasca Ditetapkan RSUD Rasidin jadi Karantina Covid-19, Manajemen Akui Masih Banyak Kekurangan
Budi Kurniawan, Kabid Keuangan RSUD Rasidin Padang

PADANG, METRO
Ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin Padang masih banyak kekurangan APD dan fasilitas lainnya untuk penanganan pasien Covid-19. Hal tersebut disampaikan langsung Kabid Keuangan RSUD Rasidin Padang, Budi Kurniawan, Selasa (7/4).

Budi mengatakan, untuk saat ini RSUD Rasidin belum memiliki ketersedian banyak APD dalam menangani pasien Covid-19. “APD untuk satu minggu ke depan ada, namun karena sudah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan atau Karantina Covid-19 berarti kita harus memeiliki ketersedian APD,” kata Budi.

Ia berharap, agar pemerintah daerah maupun pusat keterjaminan menyikapi ketersedian APD bagi rumah sakit yang ditunjuk sebagai rujukan Pasien Covid-19. “Kita juga berharap agar ketersedian APD ini bisa dicukupi oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, sehingga tenaga medis kita tidak ragu-ragu lagi dalam bertugas,” ujar Budi.

Ia mengatakan, untuk saat ini tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Rasidin ada 517 dari segala ospek. “Tenaga medisnya ada 517, jumlah kita ada 520 lebih, kita tidak bisa memberdayakan itu semua, karena pihak RSUD juga menyeleksi siapa saja yang bisa diberdayakan, supaya tenaga medis ini tidak tertular saat menangani pasien covid,” kata Budi.

“Jika ada yang punya riwayat penyakit tidak kita ikut sertakan dan juga terhadap ibu hamil dan menyusui,” ujar Budi.

Untuk tempat isolasi yang tersedia di RSUD Rasidin, Budi Kurniawan mengatakan ada 112 ruang isolasi untuk menangani pasien Covid-19. “Semua ruangan digunakan untuk pasien Covid-19, sementara untuk pasien yang sebelumnya melakukan kontrol rutin di RSUD Rasidin akan dipindahkan ke RS lain seperti yang sudah disampaikan Kadis Kesehatan beberapa waktu lalu,” kata Budi.

Ditambahkan Budi, dalam penanganan pasien Covid-19 tersebut, RSUD Rasidin juga langsung dibantu RS M Djamil Padang, karena penanganan penyakit ini luar biasa. Sebab penularannya yang begitu cepat yang sebelumnya belum ada penyakit ini satupun di Indonesia, sehingga saat ini menjadi wabah bagi dunia.

“Karena penyakit ini baru, dan kita baru saja ditunjuk sebagai RS rujukan, jadi kita betul-betul cari referensinya dalam menanganinya, oleh sebab itu kita juga dibantu Rumah Sakit M. Jamil yang siap membantu memberikan coaching kepada perawat dari RSUD Rasidin untuk menangani pasien yang positif covid 19, untuk skala ringan hingga sedang,” tutupnya. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional