Menu

Pasar Raya bakal Dikelola Perusda, Pedagang Resah tak Mau Dirugikan

  Dibaca : 217 kali
Pasar Raya bakal Dikelola Perusda, Pedagang Resah tak Mau Dirugikan
PASAR RAYA— Disdag berencana akan mendirikan Perusda Pasar Raya. Hal ini untuk memaksimalkan pengelolaan kawasan Pasar Raya dan potensi penerimaan PAD.

PASAR RAYA, METRO
Pedagang Pasar Raya resah dengan rencana Pemko Padang yang akan menyerahkan pengelolaan pasar tersebut ke Perusahaan Daerah (Perusda). Mereka berharap hal itu tak terjadi karena akan merugikan pedagang.

Andi (40), salah seorang pedagang Fase VI berpendapat, jika Pasar Raya dikelola perusda, pasti hitung-hitungannya untung rugi. Dan imbasnya tentu saja Pasar Raya dikomersilkan untuk bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) yang besar bagi Pemko dan keuntungan yang besar bagi perusahaan.

“Kami berharap Pemko Padang tidak menyerahkan pengelolaan Pasar Raya dengan membentuk perusahaan ini. Karena perusahaan sifatnya mencari untung. Tentu saja perusahaan tersebut akan berladang di atas punggung kami para pedagang dengan menaikan tarif seenaknya, menjual belikan kedai,” tandas Andi.

Pedagang lainnya, Ujang (50) juga berharap Pemko Padang memikirkan secara matang terkait pembuatan Perusda Pasar Raya tersebut. Jangan sampai pedagang dirugikan dan dijadikan sapi perahan. “Kalau model sekarang kan tak ada masalah. Kenapa pula harus dibuat pakai perusahaan. Apakah Dinas Perdagangan tak punya kemampuan mengurus pasar ini,” tandasnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar mengharapkan pedagang tidak perlu resah. Sebab, jika dikelola dengan perusda, maka Pasar Raya akan jadi lebih profesional.

Kehadiran perusda menurutnya tak akan merugikan pedagang. Sebab perusahaan itu tetap dibawah koordinasi Pemko Padang karena sahamnya adalah murni milik Pemko Padang.

“Contoh saja Perumda Air Minum Kota Padang. Perusahaan itu tak bisa menaikan tarif sembarangan. Harus koordinasi dulu dengan Pemko dan DPRD. Dan tentunya pedagang nanti akan selalu dilibatkan dalam setiap kebijakan yang diambil,” tandas Andree.

Andree mengungkapkan, saat ini rencana pembentukan perusda ini sedang dalam tahap kajian akademis. Masih banyak pembahasan dan proses yang harus dilalui sebelum menjadi BUMD. “Nanti ada perdanya. Prosesnya masih panjang,” tutur Andree singkat.

Sebelumnya Dinas Perdagangan Kota Padang berencana akan mendirikan Perusda Pasar Raya Padang. Hal ini untuk memaksimalkan pengelolaan kawasan Pasar Raya Padang dan potensi penerimaan PAD.

Andree Algamar mengatakan, perusda ini nantinya akan mengelola kawasan Pasar Raya yang selama ini dibawah pengelolaan Disdag Kota Padang. Tujuan pendirian Perusda Pasar Raya tersebut adalah untuk memaksimalkan pengelolaan dan potensi penerimaan PAD Kota Padang dari kawasan Pasar Raya Padang.

“Saat ini dari 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Padang, dalam hal penerimaan PAD, kita yang paling rendah. Seperti kita ketahui, selama pengalaman 5 tahun terakhir belum ada pendapatan dari Disdag Kota Padang yang mencapai sebesar Rp6 miliar,” jelasnya.

Ia menjelaskan, banyak anggaran yang dikeluarkan oleh Disdag Kota Padang hanya untuk keperluan kebersihan dan pengamanan, dan menggaji petugas-petugas di kawasan Pasar Raya Padang “Dengan didirikannya Perusda Pasar Raya Padang ini, maka pengelolaan lebih bisa dilakukan secara profesional seperti yang sudah dan sedang dilakukan oleh Perusda PSM,” katanya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional