Menu

Pasar Lubuk Sikaping jadi Lokasi Uji Coba New Normal

  Dibaca : 452 kali
Pasar Lubuk Sikaping jadi Lokasi Uji Coba New Normal
UJI COBA— Petugas gugus tugas penanganan penyebaran Covid-19 Pasaman bersama anggota TNI Polri saat melakukan uji coba pelaksanaan program New Normal di Pasar Lubuk Sikaping.

PASAMAN, METRO
Satuan Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Pasaman saat ini sudah mulai melakukan uji coba (Simulasi) pelaksanaan program Kenormalan Baru (New Normal), di kawasan Pasar Lama Lubuksikaping, Kamis (28/5).

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya, kamis (28/5) siang saat dihubungi. Kapolres mengatakan Kawasan Pasar Lubuk Sikaping dijadikan simulasi pelaksanaan New Normal karena Pasar Lubuk Sikaping menurut Kapolres, sebagai kawasan pusat ekonomi terbesar di Pasaman dengan lokasi tepat di jantung ibu kota Pasaman ini.

“Pasar ini dinilai cocok untuk melakukan serangkaian uji coba penerapan standar protokol kesehatan sebagai langkah lanjut upaya menormalkan kembali kegiatan masyarakat di tengah pandemi ini,” jelas Kapolres.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan rangkaian giat sosialisasi oleh 300 personel gabungan TNI/Polri, petugas Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satpol PP setempat kepada masyarakat dalam membumikan penerapan standar protokol kesehatan secara ketat bagi seluruh warga yang berada di pusat-pusat keramaian.

Salah satunya, kata dia, dengan tetap menggunakan masker, sering-sering mencuci tangan dan diwajibkan menjaga jarak aman phisical distancing oleh seluruh pedagang dan pengunjung pasar tersebut.

Selain pengetatan aturan wajib menggunakan masker dan jaga jarak aman, pihaknya juga melakukan rekayasa lalulintas dengan memusatkan lokasi parkir pada titik yang sudah ditentukan demi memudahkan pengamatan dan penindakan bagi masyarakat yang dinilai melanggar aturan kenormalan baru.

Bagi pengunjung melanggar, tambahnya, akan dikenakan sanksi tidak diizinkan memasuki kawasan pasar dan dipersilahkan kembali jika sudah mematuhi seluruh aturan yang ada.

Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0305 Pasaman, Letkol Inf Ahmad Aziz, menambahkan, pada pelaksanaan program kenormalan baru ini pihaknya memusatkan pada 12 titik pantau guna memastikan wilayah Pasaman dan Pasaman Barat siap melaksanakan program tersebut yang akan dimulai serentak di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat, pada 01 Juni 2020 mendatang.

“Sejauh ini Pasaman dinilai siap melaksanakan program ini yang merupakan upaya menggerakkan kembali aktifitas warga secara perlahan setelah diberlakukannya aturan bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dirumah,” jelasnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan program ini merupakan kunci utama dalam menormalkan kembali aktifitas sosial masyarakat dengan tetap mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 melalui peningkatan disiplin yang sudah dimulai sejak penerapan program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak dua tiga bulan terakhir.

“Patuhi semua aturan yang diterapkan karena semuanya dilakukan pemerintah demi menjaga keselamatan setiap warga negara dari risiko terpapar virus Covid-19,” harap Dandim.

Sementara itu Bupati Pasaman sekaligus Ketua Satuan Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19, Yusuf Lubis, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan seluruh standar protokol kesehatan.

“Jangan abaikan imbauan dan larangan petugas jika ingin situasi normal kembali, pemerintah akan terus berupaya melakukan langkah-langkah pendisiplinan agar mata rantai penyebaran virus pandemi benar-benar putus dan kita semua bisa berkegiatan lagi secara normal,” harap Bupati. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

<span class="blue2 bdrblue">Fanpage</span> <span class="red">Facebook<span>

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional