Close

Pasangan Mahasiswa Mesum Dalam Kamar Kontrakan

00-Mesum
Pasangan kekasih yang tercatat sebagai mahasiswa perguruan tinggi ternama di Kota Padang, digiring petugas Sat Pol PP Padang, karena kedapatan berbuat mesum di dalam rumah kontrakan, Rabu (23/12) pagi. Saat penggerebekan, ibu dari mahasiswi tengah berjualan di pasar.

PADANG, METRO–Sepeda motor yang masih terparkir di depan rumah kontrakan di Jalan Jati Koto Panjang No 34, RT 01 RW 04, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, membuat Yasril (44), curiga. Pria ini pun memutuskan masuk ke dalam rumah, karena pintu utama tak terkunci.

Ketika mendekati kamar yang tengah terbuka, Yasril menyaksikan sosok wanita dan pria sudah tak berpakaian. Melihat pasangan kekasih yang tengah dimabuk cinta itu, Yasril langsung memanggil ketua RT. Penggerebekan, Rabu (23/12) pagi itu, membuat warga Jati Koto Panjang, buncah.

Sementara, Wulan (20) dan Reski (22), tak bisa berbuat apa-apa ketika warga sudah memergoki mereka tengah berduaan di dalam kamar. “Iya bang, saya salah sudah melakukan perbuatan ini. Saya pacaran dengan Wulan sudah lebih dari 1 tahun,” ungkap pemuda yang berstatus sebagai mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) ini kepada warga.

Mahasiswa ini juga mengakui perbuatan terlarang itu sudah dilakukan lebih dari 1 kali. ”Ini sudah yang ketiga kalinya bang selama saya pacaran. Tadi saya belum sempat begituan hanya sekadar meraba-raba dadanya saja,” ujar Reski, sambil tertunduk.

Pengakuan mahasiswa ini membuat warga tak habis pikir. Apalagi warga mengetahui keduanya berstatus sebagai mahasiswa perguruan tinggi ternama di Padang. Yang pria, mahasiswa UNP sedangkan yang Wulan tercatat sebagai mahasiswi Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang.

Sementara itu, Yasril mengaku, jika ia dan juga pemilik kontrakan sudah lama mencurigai gerak-gerik rumah kontrakan yang ditempati Wulan bersama ibu dan adiknya. Pasalnya, setiap ibu Wulan pergi ke pasar, pacarnya pun langsung datang. Hal itu berkali-kali terlihat. Sehingga membuat warga curiga.
”Setiap ibunya pergi, pasti ada pria yang datang. Saya langsung curiga,” ungkap Yasril.

Kecurigaan itu memuncak, Rabu sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika itu, Yasril akan pergi menjemput rapor anaknya. Saat itulah ia melihat kedatangan Reski.
”Keluarga itu baru satu bulan terakhir ini mengontrak di sana. Wulan mengaku, jika kedatangan kawan prianya itu untuk mengerjakan tugas kuliah. Awalnya kita percaya saja. Tapi itu sudah berulang-ulang,” tukasnya.

Dan, pada Rabu pagi itu, Yasril memutuskan untuk memeriksa rumah kontrakan. Sebelum memasuki rumah, ia sempat menyaksikan Reski dan Wulan duduk santai di teras sambil tertawa. Namun, tak lama kemudian, keduanya sudah tak terlihat. Sedangkan motor masih terpakir.

”Sudah tiga kali saya melihat teman pria Wulan itu datang. Akhirnya, saya masuk saja dalam rumah. Saya pun kaget melihat keduanya sudah tidak menggunakan pakaian lagi, dan sedang melakukan hubungan intim,” jelasnya.
Sementara Ketua RT 01 RW 04, Darman mengaku kaget dengan penggerebekan kedua mahasiswa itu di lingkungan tempat tinggalnya. Apalagi, selama ini belum ada kasus penggerebekan seperti itu.

”Kami langsung memberitahu petugas Sat Pol PP. Keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatan terlarang mereka. Selama ini di lingkungan Jati Koto Panjang aman. Ini sangat memalukan sekali, seorang mahasiswa melakukan perbuatan yang seperti ini,” tukas Darman.

Saat digiring ke mobil patroli Sat Pol PP, Reski terlihat tenang. Sedangkan, Wulan berusaha menutupi wajahnya dengan jilbab bermotif yang dikenakannya.
Terpisah, Kepala Sat Pol PP Padang Firdaus Ilyas membenarkan, sepasang kekasih yang diamankan di Jati Koto Panjang.

”Kami mendapat informasi dari masyarakat ada sepasang kekasih telah melakukan perbuatan di luar kewajaran. Untuk menghindari amukan atau kemarahan warga, mereka diamankan dulu di kantor dan membuat surat perjanjian,” kata Firdaus. (cr13)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top