Menu

Pasangan Ilegal sering Ditertibkan, Pemilik Penginapan di Pasir Jambak Dipanggil Pol PP

  Dibaca : 1030 kali
Pasangan Ilegal sering Ditertibkan, Pemilik Penginapan di Pasir Jambak Dipanggil Pol PP
Petugas Pol PP Padang mengamankan sepasang muda-mudi tanpa ikatan pernikahan dari kamar penginapan di Pasir Jambak, Koto Tangah, Padang.

TAN MALAKA, METRO–Pemilik penginapan kawasan Pasir Jambak di Kecamatan Kototangah, siap-siap dipanggil Satpol PP Padang. Pemanggilan dilakukan petugas penegak Perda karena telah sering menertibkan pasangan ilegal di lokasi tersebut.

Belasan muda mudi yang bukan berstatus suami istri telah berhasil diamankan sepekan terakhir ini. Mereka pasangan bukan suami istri tersebut ditertibkan petugas di kamar di penginapan kawasan Pasir Jambak. Penertiban ini dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban umum serta perang terhadap maksiat.

“Kita akan segera memanggil pihak pengelola sembari dikoordinasikan dengan pihak terkait. Kita akan melakukan pembinaan kepada pemilik tempat serta lakukan langkah pemanggilan kepada pengelola,” ujar Kasatpol PP Padang, Alfiadi.

Ia menjelaskan, sekiranya tempat tersebut adalah penginapan tentu ada aturan dalam menerima tamu serta syarat-syarat dalam melakukan operasional. Kemudian perlu juga dilakukan pengawasan oleh dinas terkait lainnya.

“Diketahui selama ini pihak pengelola ada indikasi sengaja bahkan terang-terangan menerima tamu pasangan tanpa ada ikatan pernikahan. Tentu hal ini dapat disebut bahwa pengelola sengaja memfasilitasi orang untuk berbuat mesum dan maksiat di lokasinya. Maka hal ini akan dilakukan pemanggilan oleh Satpol PP kepada pemilik secepat mungkin,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus aktif melakukan pengawasan sebagai bentuk kerja sama dengan petugas dalam rangka memberantas maksiat. Kemudian, juga peran serta orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya. Apalagi jika di Padang ini mereka kos maka perlu lebih intens melakukan pengawasan.

Ia mengungkapkan,d ari hasil pendataan oleh petugas Satpol PP Padang, kebanyakan mereka yang terjaring adalah anak kos atau orang yang datang berkunjung ke Kota Padang.

“Ini adalah tanggung jawab kita semua, agar Kota Padang terhindar dari maksiat maka perlu kerja sama dengan masyarakat. Serta peran serta orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya, agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang tak diinginkan,” harapnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional