Menu

Pasangan Homo Digerebek ‘Main’ di Mushalla, Ngaku Kehujan Izin Nginap di Mushalla Lampu Mati Ternyata sudah Bungil

  Dibaca : 327 kali
Pasangan Homo Digerebek ‘Main’ di Mushalla, Ngaku Kehujan Izin Nginap di Mushalla Lampu Mati Ternyata sudah Bungil
Ilustrasi

SOLOK, METRO
Sejak Senin (2/3) sore hingga malam, Kabupaten Solok khususnya di Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, diguyur hujan lebat. Di tengah dinginnya malam, sekitar pukul 23.30 WIB, dua pria yang mengaku kehujanan dan tak bisa pulang ke rumah, meminta izin kepada warga untuk menginap di sebuah Musala (tempat Ibadah) Dagang Balerong, di daerah tersebut.

Warga yang kasihan dengan kondisi dua pria berinisial E (23) yang mengaku Warga Kota Solok dan temannya R (13) warga Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok yang lagi kedinginan itu, akhirnya memberikan izin untuk mereka menginap satu malam.

Awalnya, warga tak ada menaruh curiga. Sebab, selain keduanya laki-laki, sudah kebiasaan pula bagi setiap pemuda jika kemalaman menginap di suarau atau musala. Namun sekali ini, warga kecolongan, ternyata mereka tidak hanya numpang bermalam, akan tetapi juga ingin melakukan perbuatan homo seks di dalam musala.

Seperti diungkapkan Wali Nagari Cupak, Fatmi Bahar Dt. Tuo, wajar saja jika warga mengizinkan mereka menginap karena warga tahu kedua sama sama berjenis kelamin laki-laki. “Apalagi dengan alasan mereka lagi kemalaman, tentu warga tak merasa keberatan,” ungkapnya.

Terungkapnya perbuatan bejat kedua lelaki tersebut sekitar pukul 23.30 WIB atau menjelang tengah malam. Awalnya, warga melihat lampu musala mati. Warga curiga lampu musala mati sengaja dimatikan pelaku. Sementara di rumah warga lampu hidup.

Karena warga mulai menaruh curiga, sejumlah warga pun mendatangi musala secara diam-diam. Betapa kagetnya warga, saat mendapati kedua laki-laki itu tengah asik melakukan hubungan sesama jenis dengan kondisi tanpa pakaian.

Sontak, kejadian itu membuat warga heboh. Mendapat kabar tidak enak itu, sejumlah pemuda yang sebelumnya duduk di warung di pinggir jalan raya Cupak tidak jauh dari lokasi, berhamburan mendatangi mushala.

Ulah dua lelaki itu masyarakat geram.Apalagi diduga kuat mereka telah melakukan hubungan sesama jenis (homo) dalam tempat ibadah masyarakat. Emosi warga pun tersulut dan jengkel dengan perbuatan kedua pelaku. Kedua sempat dihakimi masa.

Beruntung, amarah warga bisa diredam oleh salah seorang warga yang dituakan didaerah itu. Kedua pelaku kemudian diserahkan aparat nagari ke Polsek Gunung Talang untuk diproses secara hukum.

Terpisah, Kapolres Solok melalui Kapolsek Gunung Talang, Iptu Azwari Siregar menjelaskan,  kedua pelaku sudah ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Solok. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional