Menu

Parkir Ilegal Dirangkul jadi Resmi, Boby: UPT Parkir harus Transparan

  Dibaca : 267 kali
Parkir Ilegal Dirangkul jadi Resmi, Boby: UPT Parkir harus Transparan
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Padang, Boby Rustam

SAWAHAN, METRO
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Padang, Boby Rustam meradang serta menyayangkan lokasi parkir ilegal akan dijadikan tempat resmi oleh UPT Parkir Dishub Padang.

“Kita tidak setuju itu dilakukan dan meminta lokasi tersebut dikembalikan sebagaimana fungsinya,” ujar kader Partai Gerindra ini, Selasa (9/2).

Ia mengatakan, UPT Parkir Dishub Padang seasi parkir yang telah ada secara transparan dan profesional. Bukan main tutup-tutupi jumlahnya. Jangan UPT Parkir Dishub melakukan kebohongan juga, sebab tindakan itu adalah dosa.

“Apabila UPT Parkir Dishub Padang menjalankan tugasnya dengan baik dan terbuka pelaporannya pada kepala daerah, maka keanjlokan PAD pada sektor parkir tak akan terjadi signifikan,” ucapnya.

Ia meminta wali kota, wawako Padang, dan sekda menelusuri pembohongan data yang dilakukan UPT Parkir Dishub Padang. Jangan didiamkan, sebab merugikan daerah dan membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tersebut tidak pernah naik.

“Evaluasi saja lagi jabatan kepala Dishub dan UPT Parkir. Kenapa dipertahankan juga mereka, kalau tidak bisa kerja dengan baik,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala UPT Parkir Dishub Padang Muhammad Ikrar Dinata mengatakan, dimasa pandemi Covid-19 UPT Parkir Dishub Padang tidak bisa mencapai target PAD. “Dikarenakan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di daerah yang biasanya titik parkir ramai, di masa pandemi ini terjadi penurunan siginifikan,” M Ikrar,

Maka dari itu, menurut M Ikrar, UPT berencana akan merangkul titik-titik parkir ilegal supaya menjadi legal (resmi) dan bisa menjadi PAD Kota Padang.

“Untuk merangkul titik parkir yang masih legal, kami berupaya gencar untuk mensosialisasikan kepada titik parkir yang belum resmi tersebut. Mengingat parkir yang tidak resmi itu masih dikuasai oleh  pemuda setempat. InsyaAllah dalam tahun 2021 ini, akan kami rangkul supaya dikelola secara resmi di bawah UPT Parkir Dishub Padang,” bebernya.

Di sisi lain, Ikrar mengungkapkan akan menaikkan target retribusi dibeberapa titik parkir yang dinilai menjadi objek yang telah ramai dikunjungi oleh pengendara bermotor yang mengalirkan kendaraan.

“Ada beberapa titik parkir yang dinaikkan tarif retribusi baik parkir harian maupun bulanan atau kontribusi. Saat ini, tercatat ada 123 titik parkir harian, 103 bulanan dan kontribusi 34 titik,” terangnya.

Langkah lain untuk menggenjot PAD, yakni mendorong pasar-pasar satelit di Kota Padang  dengan bekerjasama dengan UPT Parkir supaya dikelola oleh pihak UPT. (ade/hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional