Menu

Pariwisata Pessel Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

  Dibaca : 97 kali
Pariwisata Pessel Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
PASANGKAN—Bupati Pessel Hendrajoni memasangkan ID card kepada salah seorang peserta pelatihan home stay pariwisata.

PESSEL, METRO
Di hadapan peserta pelatihan homestay di Hannah Hotel Syariah, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menegaskan, potensi pariwisata yang ada di wilayah Kabupaten Pessel memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Dikatakan Bupati, ditengah kondisi pandemi Covid -19 mengajak pengelola homestay dalam melayani pengunjung selalu menerapkan protokol kesehatan penanganan covid – 19. Penerapan protokol covid 19 penting agar pengunjung aman dan tidak memunculkan klaster baru. “ Maka kita harus sama – sama mematuhi Protokol Kesehatan ( Prokes), selama pandemik Covid – 19,” kata Bupati Hendrajoni, Kamis (10/9).

Bupati menyebutkan, pariwisata Pessel memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Maka, penting agar masyarakat merasa nyaman menginap di homestay yang dikelola. Meskipun demikian, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan maka perlu adanya inovasi pembangunan sarana dan prasarana penunjang objek wisata. “Selama 4 tahun terakhir sangat banyak pembangunan yang laksanakan di Kabupaten Pesisir Selatan dalam bidang pariwisata baik bersumber dari APBN hingga APBN,” ujar Hendrajoni.

Dijelaskan pembangunan yang sarana dan prasarana pendukung pariwisata, sedang maupun akan dilaksanakan di Pesisir Selatan di antaranya pembangunan jalan Mandeh, Mesjid terapung dan pembangunan pulau Cingkuak. Menurutnya, Pulau Cingkuak akan dibangun dengan konsep wisata bernuansa Portugis atau Kampung Portugis. Selain itu juga dibangun jalan penunjang pariwisata dengan memanfaatkan dana hibah  jalan kabupaten untuk pendukung pariwisata  Rp 28 miliar.  Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Hadi Susilo  mengungkapkan, masyarakat harus selalu didorong dan dimotivasi agar bisa menjadi tuan rumah yang baik dalam mendukung kegiatan kepariwisataan di daerahnya.

Menurutnya  pemberdayaan masyarakat di kawasan  perlu selalu dilakukan, agar perilaku masyarakat seiring dengan perkembangan  destinasi wisata. “Sekarang ini pemerintah selalu berusaha untuk melengkapi sarana dan prasarana dengan mensinergikan semua lini,” ujar Hadi.

Pemerintah tak hentinya memberikan pendampingan kepada kelompok masyarakat sebagai pelaku  utama dalam pengelolaan pariwisata ini. Salah satunya adalah pembinaan bagi masyarakat pengelola homestay. “Pemberdayaan yang dilakukan perlu diapresiasi sebab dengan  diberikannya pemahaman terhadap masyarakat tentang cara pengelolaan homestay  nantinya masyarakat mampu dan mengetahui jika nantinya rumah mereka diubah menjadi homestay,” ujar Hadi.

Pada pelatihan ini pengelola homestay diberikan pemahaman terkait pengelolaan homestay dan strategis pemasaran dan produknya, pengelolaan makanan yang bersih bergizi sehat dan aman (B2SA) untuk menu makanan di Homestay dan pemasaran homestay mengunakan teknologi digital. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional